Menu

Mode Gelap
Rencana Alun-Alun Baru Kepanjen: Gerindra Wanti-wanti Masalah Lahan dan Anggaran Firman Soebagyo Minta Transparansi DSI, Khawatir Harga Sawit Petani Terus Tertekan Kejari Karawang Kembali Geledah PT BAS: GSBK Desak Kejagung Usut Kerugian Rp1,3 Triliun di BTN Satresnarkoba Polresta Sorong Kota Gagalkan Peredaran 4,8 Kilogram Ganja, Satu Tersangka Diamankan Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia Luruskan Isu, Budi Arie Tegaskan: Pak Jokowi Milik Bangsa dan Rakyat

Nasional

Kader PKB Umar Hasibuan Kritik Tajam Menteri ESDM Bahlil Soal Impor BBM dari Singapura


					Keterangan Foto : Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea. Perbesar

Keterangan Foto : Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea.

Teropongistana.com Jakarta — Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Kritikan tersebut dilontarkan merespons pernyataan Bahlil yang mengaku bingung dengan kebijakan impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura, negara yang tidak memiliki sumber minyak sendiri.

“Jadi kerja elu apa sebagai menteri dek Bahlil?” tulis Umar melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter) @UmarHasibuan_, Senin (12/5).

Pernyataan Bahlil sebelumnya disampaikan dalam forum diskusi ‘Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia’ yang diselenggarakan oleh DPP Partai Golkar di Jakarta pada Kamis (8/5). Dalam kesempatan itu, Bahlil mempertanyakan logika di balik impor BBM dari Singapura.

“Sebanyak 54 persen impor BBM itu dari Singapura. Negara yang enggak punya minyak, tapi kita beli dari sana,” ujar Bahlil dalam forum tersebut.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan di ruang publik, karena dinilai menunjukkan kurangnya pemahaman atas mekanisme perdagangan energi internasional, serta minimnya koordinasi lintas sektor dalam perumusan kebijakan energi nasional. Banyak pihak menyayangkan sikap seorang pejabat tinggi yang mempertanyakan hal yang berada dalam lingkup tanggung jawab kementeriannya sendiri.

Umar Hasibuan menilai, pernyataan tersebut memperlihatkan ketidaksiapan Bahlil dalam memimpin kementerian yang mengurusi energi dan sumber daya mineral, serta dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam pengelolaan sektor strategis nasional.

Baca Lainnya

Rencana Alun-Alun Baru Kepanjen: Gerindra Wanti-wanti Masalah Lahan dan Anggaran

31 Mei 2026 - 20:40 WIB

Rencana Alun-Alun Baru Kepanjen: Gerindra Wanti-Wanti Masalah Lahan Dan Anggaran

Firman Soebagyo Minta Transparansi DSI, Khawatir Harga Sawit Petani Terus Tertekan

31 Mei 2026 - 20:15 WIB

Firman Soebagyo Minta Transparansi Dsi, Khawatir Harga Sawit Petani Terus Tertekan

Kejari Karawang Kembali Geledah PT BAS: GSBK Desak Kejagung Usut Kerugian Rp1,3 Triliun di BTN

31 Mei 2026 - 20:05 WIB

Kejari Karawang Kembali Geledah Pt Bas: Gsbk Desak Kejagung Usut Kerugian Rp1,3 Triliun Di Btn
Trending di Nasional