Menu

Mode Gelap
Kapal Pertamina Dikuasai WNA: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage dan Ancaman Kedaulatan Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Fokus Tekan Risiko Banjir Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat UU PPRT Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

Daerah

Ketum Gerak 08 Minta Penyebar Hoaks soal Presiden Prabowo Ditindak


					Foto: Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo. Perbesar

Foto: Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo.

Teropongistana.com Jakarta – Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak 08), Revitriyoso Husodo, menyesalkan maraknya penyebaran informasi menyesatkan di media sosial terkait Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, sejumlah pihak sengaja mengedit dan menggoreng video pidato Presiden sehingga seolah-olah menyepelekan insiden pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dalam video itu, ditambahkan kata ‘hanya’ pada pernyataan Presiden, padahal faktanya kata tersebut tidak pernah diucapkan,” ungkap Revi dalam keterangan yang disampaikan lewat telepon, Rabu (01/10/2025).

Kata Revi, Beredar pemberitaan yang menyesatkan dengan menambahkan kata hanya sehingga terkesan Presiden menyepelekan.

“Padahal, dalam pidato lengkapnya di Munas ke-6 PKS, Presiden justru menegaskan ketidakpuasan terhadap insiden pangan. Bahkan beliau berkali-kali mengarahkan agar program MBG berjalan dengan target zero accident,” tegas Revitriyoso.

Ia meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lebih tegas dalam mengawasi arus informasi di media sosial agar tidak dicemari hoaks.

“Kebebasan berpendapat memang harus dijunjung, tapi jangan dikotori berita bohong. Penyebar hoaks harus bertanggung jawab dan tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Revitriyoso mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam membaca dan menyebarkan informasi.

“Jangan biarkan kebohongan meracuni ruang publik. Berdirilah di atas fakta dan kebenaran, jadilah masyarakat kritis, cerdas, dan berani membela bangsa demi persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Fokus Tekan Risiko Banjir

21 April 2026 - 20:48 WIB

Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Fokus Tekan Risiko Banjir

Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

21 April 2026 - 16:08 WIB

Anggaran Podcast Youtube Dprd Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, Kpk Diminta Turun Tangan

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan BSD Ditangani Secara Tuntas

21 April 2026 - 12:07 WIB

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan Bsd Ditangani Secara Tuntas
Trending di Daerah