Menu

Mode Gelap
GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran Messi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Ronaldo Nazario: Pemain Terhebat Sepanjang Masa MTsN 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran dengan Pelepasan Siswa dan Pengukuhan Kenaikan Kelas Berbekal Latihan Matang, Kontingen Pramuka Karang Pamitran Bidik Prestasi di Ciamis

Nasional

Bongkar Kelicikan WA Hilang, Data Disebar, KASBI Tetap Teguh Turun Jalan


					Keterangan foto : Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Minggu (3/5/2026) Perbesar

Keterangan foto : Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Minggu (3/5/2026)

Teropongistana.com Jakarta – Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno, membongkar dugaan adanya tekanan dan intimidasi yang dialami pihaknya menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026). Hal ini disampaikannya saat memimpin aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.

Diketahui, KASBI sebenarnya mendapatkan undangan untuk menghadiri acara May Day Fiesta di Monas bersama Presiden Prabowo Subianto. Namun, organisasi buruh ini memilih jalur independen dengan tetap melakukan aksi turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi langsung kepada legislatif.

“Kalau dari panitia May Day Fiesta atau pemerintah memang tidak ada tekanan. Mereka mengundang dan mengajak, tapi kami memilih garis aksi bahwa May Day ini masih harus dilakukan dengan cara turun ke jalan menyampaikan tuntasan,” jelas Sunarno.

Bongkar Intimidasi: Akun WA Hilang hingga Doxing Massal

Meski tidak ada tekanan terkait undangan, Sunarno mengaku dirinya dan jajaran pengurus justru mendapatkan intimidasi dalam bentuk lain setelah menyebarkan seruan aksi.

“Di beberapa waktu kemarin, memang saya pribadi dan beberapa pimpinan KASBI mendapatkan intimidasi. Misalnya saja akun WhatsApp saya sempat menghilang dan tidak bisa diakses sama sekali,” ungkapnya dengan nada tegas.

Tak hanya itu, sejumlah pengurus juga dilaporkan menjadi korban doxing atau penyebaran data pribadi secara luas.

“Terjadi juga doxing kepada pengurus kami hanya karena membuat postingan seruan aksi May Day bersama rakyat. Ini bentuk tekanan yang tidak sehat,” tambahnya.

Meski berbagai upaya intimidasi dilakukan, Sunarno menegaskan pihaknya tidak gentar.

“Tapi kami tetap teguh pada pendirian. Kami tetap melakukan aksi May Day bersama rakyat di depan DPR untuk menyampaikan aspirasi buruh,” tandasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun

18 Juni 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Pencegahan Dan Pemberantasan Narkoba, Dpr Setujui Tambahan Dana Bnn Rp5,05 Triliun

Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran

18 Juni 2026 - 22:27 WIB

Evaluasi Mbg, Irma Dorong Insentif Sppg Disesuaikan Dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran

CBA: Kebijakan Bahlil Berpotensi Ganggu Pasokan Batu Bara PLN

18 Juni 2026 - 14:52 WIB

Cba: Kebijakan Bahlil Berpotensi Ganggu Pasokan Batu Bara Pln
Trending di Nasional