Menu

Mode Gelap
Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan Pemprov DKI Jakarta Bangun JPO GOR Ciracas Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran

Nasional

Tito Karnavian: Hasto Bukan Doktor Kaleng-Kaleng


					Tito Karnavian: Hasto Bukan Doktor Kaleng-Kaleng Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian menyatakan disertasi karya Hasto Kristiyanto tentang teori geopolitik Soekarno adalah salah satu karya terbaik yang pernah ada di Indonesia.

Tito adalah salah satu penguji eksternal disertasi Hasto Kristiyanto yang dipaparkan dalam sidang terbuka di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Senin (6/6). Disertasinya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara”.

Tito mengaku sudah beberapa kali menjadi penguji disertasi.

Baca juga: Mendagri Minta APBD Gunakan Produk Dalam Negeri 40 Persen

“Kami melihat jujur, sudah beberapa kali kami menguji doktoral, dan 415 halaman ini saya baca dari awal sampai akhir, dan saya melihat mohon maaf, tidak bermaksud memuji, ini adalah salah satu disertasi terbaik yang pernah saya baca,” kata Tito yang disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.

Dari sisi aliran konten disertasi, Tito mengaku karya tulis Hasto itu sudah sangat benar. Berhasil merumuskan masalah dan berhasil pula menemukan solusi atau saran atas masalah yang ada.

Baca juga: PDI Perjuangan Bocorkan Sosok Capres Pilpres 2024

Dari sisi novelty, Tito menilai Hasto berhasil merumuskan Geopolitik Soekarno sebagai Progresif Geopolitic Coexistence dengan lima ciri pokok serta tujuh variabel pemikiran. Hasto berani maju dengan mengangkat geopolitik Soekarno sebagai sebuah teori, yang dapat menjadi dasar atau pondasi konsep pertahanan negara kita.

“Saya lihat dalam kesimpulan ini, pak promovendus (Hasto, red) sudah berani untuk menemukan teori baru. Karena berani mengimplementasikan pemikiran Bung Karno untuk konsep pertahanan negara yang berlaku saat ini,” ujar Tito.

“Dan dalam dunia akademik, nilainya kalau menemukan teori baru, itu kalau di British System namanya namanya ‘graduated with first class owner’, dalam bahasa kita disebut dengan summa cum laude,” tegas Tito.

Baginya, Hasto menguasai metode yang dipaparkannya dalam karya disertasinya.

“Ini menunjukan pak Hasto bukan doktor kaleng kaleng, saya kira begitu,” imbuh Tito.

Baca Lainnya

Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan

19 Juni 2026 - 17:04 WIB

Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan

Pemprov DKI Jakarta Bangun JPO GOR Ciracas

19 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Dki Jakarta Bangun Jpo Gor Ciracas

Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo

19 Juni 2026 - 11:52 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta
Trending di Nasional