Menu

Mode Gelap
Putusan PK MA Inkracht, Sengketa Lahan di Sorong Dimenangkan Rossina Boekorsyom Mainoo Jadi Penentu, Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 di Old Trafford Marwan Jafar Desak Penangkapan Predator Seksual di Pesantren Ndholo Kusumo Pati Soroti Biaya Fantastis, BaraNusa: Jangan Jadikan May Day Panggung Kosong Pengadaan Printer BGN Diduga Mark Up, Mahasiswa Akan Demo di Kejaksaan Komisi I DPR RI Tegaskan Video Amien Rais Hoaks, Penyebar Terancam Pidana

Nasional

Tito Karnavian: Hasto Bukan Doktor Kaleng-Kaleng


					Tito Karnavian: Hasto Bukan Doktor Kaleng-Kaleng Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian menyatakan disertasi karya Hasto Kristiyanto tentang teori geopolitik Soekarno adalah salah satu karya terbaik yang pernah ada di Indonesia.

Tito adalah salah satu penguji eksternal disertasi Hasto Kristiyanto yang dipaparkan dalam sidang terbuka di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Senin (6/6). Disertasinya berjudul “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Pertahanan Negara”.

Tito mengaku sudah beberapa kali menjadi penguji disertasi.

Baca juga: Mendagri Minta APBD Gunakan Produk Dalam Negeri 40 Persen

“Kami melihat jujur, sudah beberapa kali kami menguji doktoral, dan 415 halaman ini saya baca dari awal sampai akhir, dan saya melihat mohon maaf, tidak bermaksud memuji, ini adalah salah satu disertasi terbaik yang pernah saya baca,” kata Tito yang disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.

Dari sisi aliran konten disertasi, Tito mengaku karya tulis Hasto itu sudah sangat benar. Berhasil merumuskan masalah dan berhasil pula menemukan solusi atau saran atas masalah yang ada.

Baca juga: PDI Perjuangan Bocorkan Sosok Capres Pilpres 2024

Dari sisi novelty, Tito menilai Hasto berhasil merumuskan Geopolitik Soekarno sebagai Progresif Geopolitic Coexistence dengan lima ciri pokok serta tujuh variabel pemikiran. Hasto berani maju dengan mengangkat geopolitik Soekarno sebagai sebuah teori, yang dapat menjadi dasar atau pondasi konsep pertahanan negara kita.

“Saya lihat dalam kesimpulan ini, pak promovendus (Hasto, red) sudah berani untuk menemukan teori baru. Karena berani mengimplementasikan pemikiran Bung Karno untuk konsep pertahanan negara yang berlaku saat ini,” ujar Tito.

“Dan dalam dunia akademik, nilainya kalau menemukan teori baru, itu kalau di British System namanya namanya ‘graduated with first class owner’, dalam bahasa kita disebut dengan summa cum laude,” tegas Tito.

Baginya, Hasto menguasai metode yang dipaparkannya dalam karya disertasinya.

“Ini menunjukan pak Hasto bukan doktor kaleng kaleng, saya kira begitu,” imbuh Tito.

Baca Lainnya

Soroti Biaya Fantastis, BaraNusa: Jangan Jadikan May Day Panggung Kosong

3 Mei 2026 - 23:15 WIB

Soroti Biaya Fantastis, Baranusa: Jangan Jadikan May Day Panggung Kosong

Target 3 Juta Rumah, Sari Yuliati Tegaskan Komitmen Prabowo Bangun Hunian Layak

3 Mei 2026 - 22:41 WIB

Target 3 Juta Rumah, Sari Yuliati Tegaskan Komitmen Prabowo Bangun Hunian Layak

Jejak Korupsi 15 Tahun Terbongkar, Kejari Bekasi Usut BUMD Migas

3 Mei 2026 - 22:31 WIB

Jejak Korupsi 15 Tahun Terbongkar, Kejari Bekasi Usut Bumd Migas
Trending di Nasional