Menu

Mode Gelap
Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan Bukan Amplop Biasa, MataHukum Ungkap Uang Suap Kuansing Diduga Melalui Tangan Dirjen Planologi Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir Prof Abdul Fickar Hadjar Dukung Tindakan Polri, Dalami Kasus Korupsi dan TPPU Terkait Febrie Adriansyah IPSM Kabupaten Lebak Peringati HUT ke-51, Wabup Dorong Dukungan Anggaran untuk Pekerja Sosial Polda Banten Sita Ribuan Bungkus Rokok Tanpa Cukai, Tiga Terduga Pelaku Diringkus

News

Pengusaha itu Berani Tanding bukan Bersanding


					Pengusaha itu Berani Tanding bukan Bersanding Perbesar

TEROPONGISTAN.COM JAKARTA – KPK menghadiri pertemuan dengan Komite Advokasi Daerah anti korupsi yang difasilitasi oleh Kamar dagang Indonesia (Kadin) Kalimantan Selatan. Kegiatan di banjarmasin ini dihadiri oleh sekitar 40 perwakilan pengusaha dari berbagai sektor mulai dari pertambangan, konstruksi dan perhubungan 17/03.

Wakil ketua KPk nurul ghufron menjelaskan bahwa pengusaha adalah pejuang pemberani menantang ketidakpastian karena hidup merubah tantangan menjadi kesempatan untuk menghasilkan keuntungan. Dunia usaha membutuhkan iklim kepastian kodusifitas untuk berusaha, karena pengusaha hidup CSR mandiri tidak tergantung bahkan membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja dan pajak.

Namun belakang dalam angka penindakan korupsi KPK, pihak yang paling banyak ditangkap korupsi adalah swasta. Hal ini merisaukan karena semestinya swasta jauh dari korupsi ternyata malah sebaliknya. Korupsi dalam bentuk suap, gratifikasi dan kerugian negara banyak dilakukan pihak swasta karena untuk mendapatkan ijin mereka harus menyuap, kalo tidak ijin tidak keluar, untuk memperpanjang ijin kembali harus nyuap kalo tidak, ijin tidak diperpanjang.

Baca juga : Presiden Jokowi Rombak Pejabat Utama di Kejagung, Ada Apa

Untuk mendapatkan pekerjaan proyek harus deal untuk memberi uang kepada kepala daerah dan stafnya. Kondisi seperti ini adalah kondisi laksana Indonesia masih dijajah, maka rakyat ada yang memilih menjadi penjilat dan berdekatan dengan penjajah, kondisi usaha yang seperti ini tidak akan mendidik pengusaha untuk menjadi pengusaha pilih tanding dan kuat berkompetisi dengan luar negeri karena mereka hanya terbiasa mendapatkan proyek pekerjaan bukan dengan kompetisi yang menyehatkan tapi hanya dengan cara mencari kedekatan dengan pemerintah.

KPK mengajak agar kadin melalui KAD Kalsel berkomitmen untuk merubah kondisi ini menjadi iklim usaha yang berkepastian,fair, dan berkeadilan mendukung kompetitif,hy iklim yang demikian yang akan melahirkan usaha bebas korupsi. KPK mengharapkan kadin memfasilitasi dikusi dan kajian untuk penyelesaian masalah masih banyaknya pungutan liar, jual beli proyek dan jual beli perijinan yang merupakan korupsi.

Presiden Jokowi Berharap Kebutuhan Jagung Nasional Tercukupi

KPK berharap dari kegiatan ini tumbuh komitmen dari para pengusaha untuk merubah dan memperbaiki dunianya karena hanya dari dan oleh pengusaha sendiri yang mampu merubah dunia tanpa korupsi.

Baca Lainnya

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

9 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat dari Jadwal

2 Juli 2026 - 15:23 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat Dari Jadwal
Trending di News