Menu

Mode Gelap
Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak Forkopimda Kota Serang Perkuat Sinergi Jelang Agenda Januari 2026 Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi Oknum Kuasa Hukum Diduga Ambil Dompet Petugas Security di PN Rangkasbitung KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat

Megapolitan

UMKM Tumbuh 61,1 Peresen, Komisi VI Puji Menko Airlangga


					UMKM Tumbuh 61,1 Peresen, Komisi VI Puji Menko Airlangga Perbesar

TEROPONGISTANA.ID – Salah satu sasaran program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) adalah menggerakkan UMKM. Untuk itu, Pemerintah mengambil beberapa kebijakan antara lain subsidi bunga pinjaman, restrukturisasi kredit, pemberian jaminan modal kerja dan insentif perpajakan bagi sektor UMKM.

Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih menyadari betapa pentingnya UMKM untuk pertumbuhan ekonomi nasional, dirinya menegaskan UMKM perlu dibantu cepat.

“UMKM itu perlu difasilitasi secara cepat, begitu ingin medapat kesempatan atau begitu dapat peluang ingin mendapatkan modal. Karena hambatan utama sekarang di bisnis konvensional, modalnya itu adalah uang. Ada Institusi pegadaian yang bisa hari itu kita perlu dana, hari itu bisa keluar,” paparnya saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi Akses Permodalan Pada Usaha Mikro & Ultra Mikro di Kupang NTT Secara Virtual.

Gde Sumarjaya Linggih dalam hal ini turut mengapreasi Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketua PEN yang telah menjadi pengawal kebangkitan UMKM.

“UMKM adalah katup dari ketahanan nasional kita. Kalau Menko Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa UMKM adalah banteng pertahanan ekonomi. Maka sebagai Ketua PEN Pemulihan Ekonomi Nasional. Bapak Airlangga Hartarto segera merespon kondisi dengan mengkreasikan program-program yang tertuang dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Salah satu upaya pemerintah mendorong kebangkitan UMKM adalah dengan memberi dukungan sebesar 184 Triliun. Alokasi ini termasuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang total anggarannya mencapai 699 Triliun pada 2021 yang artinya dana PEN memang difokuskan untuk UMKM atau hampir 20% lebih,” tegasnya.

Gde Sumarjaya Linggih juga menyampaikan bahwa UMKM berkontribusi 61,1% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap 97% dari total dari daya serap tenaga kerja dunia usaha. (Red)

Baca Lainnya

Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Smelter Harita Group Di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

12 Januari 2026 - 12:58 WIB

Kpk Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi Viii: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang
Trending di Nasional