Menu

Mode Gelap
Patroli Samapta Polda Papua Barat Daya Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Alat Berat di Sorong Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pembangunan Papua Tengah Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren BPA Fair 2026 Dibuka, Kejagung: Bukti Transparansi dan Pendapatan Negara Meningkat

Nasional

Badan Wakaf Indonesia Gelar Workshop Jurnalis


					Badan Wakaf Indonesia Gelar Workshop Jurnalis Perbesar

Teropongistana.com

Jakarta – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar kegiatan workshop jurnalis wakaf 2022 dengan mengangkat tema “Penguatan Literasi dan Jaringan Jurnalis Wakaf dalam Pemberitaan Media” di salah satu Hotel yang terletak di Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat-Sabtu (8-10/04/2022).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Mohammad NUH, DEA. Pria yang akrab disapa Prof. NUH itu mengatakan bahwa kegiatan workshop jurnalis wakaf 2022 ini merupakan bentuk ikhtiar BWI dalam mengembangkan perwakafan nasional dalam bentuk literasi dan sosialisasi wakaf di Indonesia kepada para Jurnalis media, baik yang cetak, online dan televisi.

“acara ini ikhtiar kami memajukan wakaf di Indonesia melalui literasi dan sosialisasi dengan berbagi ilmu dan informasi wakaf kepada kalian jurnalis semua,” ujar Prof. NUH.

Baca jugaKemenag Jalin Sinergi dengan BUMN dan Swasta

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa literasi dan sosialisasi kepada jurnalis itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman wakaf mereka sehingga pemberitaan wakaf pun juga meningkat, baik dari segi peningkatan wakif, peningkatan aset wakaf, transparansi pengelolaan wakaf oleh nazhir dan penyaluran hasil pengelolaan wakaf kepada penerima manfaatnya.

Selain itu, Prof. NUH berharap dengan adanya kegiatan ini, jurnalis mempunyai referensi banyak dalam memberitakan perwakafan di Indonesia. Serta bisa memotret perkembangan perwakafan di Indonesia dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

“Setelah ini, Jurnalis bisa memiliki banyak sudut pandang dalam memberitakan perkembangan wakaf di Indonesia dari banyak sisi,” Pungkas Prof. NUH.

Baca Lainnya

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

18 Mei 2026 - 20:30 WIB

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang Dan Industri Pertahanan

Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren

18 Mei 2026 - 18:24 WIB

Data Tunjukkan Tren Meningkat, Iyac Desak Reformasi Sistem Perlindungan Di Pesantren
Trending di Nasional