Menu

Mode Gelap
Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan 200 Ribu Hektare Rusak, Arif Rahman: Banten Tidak Boleh Terluka Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran

Daerah

Parah, Diduga Rekrutmen Karyawan Di PT Shin Hwa Biz 2 Jadi Ajang Pungli


					Diduga rekrutmen karyawan di PT Shin Hwa Biz 2 (SHB 2) yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak - Banten, (Senin, 22/5/2023) Perbesar

Diduga rekrutmen karyawan di PT Shin Hwa Biz 2 (SHB 2) yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak - Banten, (Senin, 22/5/2023)

TeropongIstana.com, Lebak – Diduga rekrutmen karyawan di PT Shin Hwa Biz 2 (SHB 2) yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak – Banten dijadikan ajang pungli oleh pihak manajemen HRD perusahaan, dengan meminta uang hingga jutaan rupiah kepada pelamar agar bisa diterima bekerja di perusahaan alas kaki dengan merk kenamaan brand New Balance tersebut.

Baca Juga : Lapas Cirebon Peringati Hari Kesadaran Nasional Dengan Upacara

Hal itu terungkap dari percakapan pesan WhatsApp yang di screenshot. antara mantan karyawan dengan seorang karyawan yang masih aktif bekerja di Perusahaan tersebut. Senin (22/052023)

Isi pesan WhatsApp karyawan yang minta namanya tak disebut itu, membicarakan terkait adanya pungli rekrutmen yang dilakukan oleh HRD perusahaan melalui pengawas, supervisor hingga komandan security-nya.

“Sekarang sistemnya harus bisa jahit dan di minta uang 4jt. Kan ada jatah komandan security (Bai) dan pengawas diminta 4jt langsung ke atas (HRD Eka)”. Ungkap pesan WhatsApp tersebut.

Ini Juga : Jokowi Berikan Sinyal Netral di Pilres 2024, Berikut Alasannya

Di screenshot chat WhatsApp dengan narasumber yang berbeda pun mengatakan hal yang sama, menurut isi pesan tersebut mengatakan bahwa, supervisor bernama Damayanti meminta uang 4jt Rupiah melalui pengawasnya.

” A : emang sama si Damayanti supervisor PT SHB 2 dipinta berapa teh?

B : 4juta

A : dia yang langsung minta apa lewat siapa?

B : lewat pengawasannya. Kan saya ngomong dengan pengawasnya katanya dipinta 4juta. ” Begitu isi percakapan pesan WhatsApp tersebut.

Tak hanya itu, di percakapan pesan WhatsApp tersebut juga mengatakan bahwa, ada seorang pelamar mempunyai keterampilan menjahit jarum 2 yang sudah berpengalaman bertahun-tahun pun ditolak hanya karena tidak punya uang admin 4juta Rupiah.

Baca Ini : Bapas Subang Gelar Razia Gabungan Zero Halinar Di Lapas

“Kasian aja teh kemarin ada yang mau kerja dia janda mantan anak Sadong 8 thn jahit jarum 2 di tolak karena gak ada uang 4juta yang dipinta.” Begitu isi lanjutan pesan WhatsApp tersebut.

Sementara itu pihak manajemen PT SHB 2 ketika dikonfirmasi ke perusahaannya, enggan menemui wartawan dengan alasan mau keluar.

“Maaf pak pihak manajemen HRD tidak bisa menemui, karena mau keluar ke bank”. Kata Sahrudin security yang berjaga.

(Angga)

Baca Lainnya

Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

15 April 2026 - 20:41 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu dalam Seminar Nasional

14 April 2026 - 23:49 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu Dalam Seminar Nasional

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan BPK Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut

14 April 2026 - 19:43 WIB

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan Bpk Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut
Trending di Daerah