Menu

Mode Gelap
Firman Soebagyo: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Hari Lahir Pancasila 2026: Kodim Pandeglang Ingatkan Nilai Luhur di Tengah Tantangan Zaman 78 Presen Penumpang Whoosh Mengarah ke Jakarta, KCIC Tambah Kapasitas 3.600 Kursi Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

Daerah

Lapas Khusus Gunung Sindur bersama UPT Bogor Raya Gelar Baksos Pengentasan Stunting


					Keterangan foto : UPT Kemenkumham Bogor Raya bersama Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Gelar Bakti Sosial Pengentasan Stunting peringati Hari Kemenkumham RI ke-78, (Kamis, 27/7/2023) Perbesar

Keterangan foto : UPT Kemenkumham Bogor Raya bersama Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Gelar Bakti Sosial Pengentasan Stunting peringati Hari Kemenkumham RI ke-78, (Kamis, 27/7/2023)

TeropongIstana.com, BOGOR – Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur bersama UPT Kumham Bogor Raya menggelar Bakti Sosial Pengentasan Stunting memperingati Hari Kemenkumham RI ke-78 bertempat di Kantor Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor, Kamis (27/07).

Laporan Penyelenggaan Baksos oleh Ka Bapas Bogor, Teolina Saragih, menyampaikan Kegiatan ini merupakan aksi sosial ASN Kemenkumham Bogor Raya dalam rangka HUT Kemenkumham ke-78.

Bertujuan untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah stunting yang menjadi isu nasional , terutama pada masa pertumbuhan anak.

Baca Juga : Lapas Gunung Sindur Gelar Razia, Begini Hasilnya

Stunting atau pertumbuhan anak yang terhambat dapat menimbulkan dampak serius pada perkembangan fisik dan mental, sehingga upaya pencegahan dan pengentasannya menjadi hal yang prioritas, ujarnya.

Sambutan Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada UPT Kemenkumham Bogor Raya atas terselenggaranya Baksos Pengentasan Stunting bagi warganya.

Dalam penanganan Stunting sendiri ada beberapa fase yg pertama diberikan edukasi, kedua pendampingan, yg terakhir adalah intervensi, ungkapnya.

Sambutan yg kedua oleh Ketua Korwil UPT Se- Bogor Raya, Sopian, dalam sambutannya yaitu Stunting yg ada di Indonesia itu sebesar 21%.

Ini Juga : Atlit Kempo Rutan Bandung Jadi Inspirasi Lapas Gunung Sindur

Target untuk mengurangi Stunting tersebut 17% di tahun 2023. Maka dari itu,  Kemenkumham hadir dan peduli terhadap pengentasan Stunting anak yang ada di Indonesia ini, paparnya.

Sedangkan pengisi Materi penyuluhan Stunting Anak disampaikan oleh Kepala Puskesmas Pasir Mulya, dr. Ervina,  dimana Stunting anak adalah istilah kurang tumbuh kembang anak.

Semua penyakit tidak terjadi secara tiba tiba, pasti ada awalnya. Stunting itu bisa di prediksi, bisa dari asupan makanan yg kurang, dari berat badan juga bisa di prediksi, berat badan yg 2x berturut turut tidak naik itu bisa menjadi salah satu awalan Stunting, jelasnya.

Penyerahan Baksos secara simbolis oleh  masing-masing Ka.UPT Wil. Bogor Raya, dengan jumlah Penerima Bantuan sebanyak 75 orang, yang merupakan Warga Bogor dari Kelurahan Loji, Kelurahan Gunung Batu, Kelurahan Kebon Pedes, dan Desa Mekar Jaya.

Baca Ini : 619 Lapas Gunung Sindul Terima Remisi Idul Fitri

Acara bakti sosial ini dihadiri oleh Kalapas Kelas IIA Bogor, Kakanim Kelas I Bogor, Kalapas Kelas IIA Cibinong, Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Kalapas Narkotika IIA Gunung Sindur, Kalapas Khusus Kelas IIB Sentul, Karutan Kelas I Depok, Kakanim Depok, Kabapas Bogor, Camat Bogor Barat, Lurah Loji, Lurah Gunung Batu, Lurah Kebon Pedes dan Kades Mekar Jaya. (Deni/red) 

Baca Lainnya

Hari Lahir Pancasila 2026: Kodim Pandeglang Ingatkan Nilai Luhur di Tengah Tantangan Zaman

1 Juni 2026 - 12:39 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026: Kodim Pandeglang Ingatkan Nilai Luhur Di Tengah Tantangan Zaman

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

31 Mei 2026 - 23:54 WIB

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, Cba Minta Kejati Banten Usut
Trending di Daerah