Menu

Mode Gelap
Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU

Daerah

Pertalite Selalu Habis di SPBU Rumbut, Ormas KITA Lebak Minta Polisi Bertindak


					Keterangan foto : SPBU Rumbut yang kerap kosong, Senin (17/2/2025) Perbesar

Keterangan foto : SPBU Rumbut yang kerap kosong, Senin (17/2/2025)

Teropongistana.com Lebak – Warga meminta agar polisi Polres Lebak dan Polda Banten segera mengambil tindakan, lantaran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite langka di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Rumbut kerap habi. Namun pertalite justru lebih mudah ditemukan di pedagang bensin eceran, kendati dengan harga yang lebih tinggi.

Salah seorang warga Rumbut, Andri mengatakan dalam beberapa pekan ini, terjadi fenomena yang unik. Yakni sering kesulitan ketika akan membeli bensin jenis petraline di SPBU Rumbut. Namun di pedagang eceran justru lebih mudah ditemukan.

Sementara itu, Riswandi atau Jhonay warga Warunggunung juga mengeluhkan hal yang sama. Ketika melintas ke SPBU Rumbut dan akan mengisi bensin jenis petrallite selalu habis. Kata Jhonay, bensin di pedagang eceran uniknya selalu tersedia. Ia pun bertanya-tanya dari mana pedagang tersebut mendapat pertalite. Sebab warga pun kesulitan mendapatkan bensin tersebut.

“Yang aneh kan di SPBU Rumbut. Dibilang pertalite di SPBU kosong. Tapi di beberapa pedagang eceran yang jual pertalite. Kami kan bertanya-tanya, dimana mereka dapat pertalite,” ucap Jhonay.

Ia sendiri enggan membeli bensin di pedagang eceran. Sebab harganya lebih tinggi dibandingkan harga resmi di SPBU. Selain itu takaran di pedagang eceran tidak pasti, ditambah lagi kondisi bensin juga tak diketahui apakah murni atau telah dicampur.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Kabupaten Lebak, Muhamad Yusuf Kariana mendesak agar kepolisian menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut. Menurut Yusuf, adanya keluhan maasyarakat ini, kepolisian harus segera turun ke lapangan dan memberikan solusi tentang kelangkaan BBM jenis petrallite di masyarakat.

“Pertalite itu kan subsidi dari pemerintah. Saya kira aparat harus segera bertindak. Harus dicari sumbernya, kenapa di SPBU malah kosong. Ini kan aneh,” tegasnya. (Dana/Red)

Baca Lainnya

Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres

9 Januari 2026 - 17:19 WIB

Wabup Lebak Akui Belum Awasi Sppg Cikulur, Mbg Dinilai Menyimpang Dari Perpres

Kasus Dugaan SARA Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak

6 Januari 2026 - 15:06 WIB

Kasus Dugaan Sara Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak

HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

6 Januari 2026 - 08:27 WIB

Hab Ke-80, Menag Minta Asn Kemenag Warnai Ai Dengan Konten Mencerahkan
Trending di Daerah