Menu

Mode Gelap
MataHukum Sebut Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Bukti Ketegasan Prabowo Kejati Papua Lantik Kajari Yapen dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati Resmi! Dadan, Lodewyk, dan Sony Diganti, Ini Jajaran Pimpinan BGN PWI Gandeng IPB Buka Akses Beasiswa Pascasarjana untuk Wartawan DPR Minta Rencana MBG di Luar Negeri Dikaji Ulang, Domestik Masih Kalang Kabut Tanggapi Dino Patti Djalal, Gerindra: Prabowo Angkat Indonesia Jadi Pemain Kunci Dunia

Daerah

Program Sosial Penaburan 100.000 Benih Ikan di Kali Cibalok Bogor, Didorong Kepedulian Terhadap Ketahanan Pangan


					Foto Istimewa (Red) Perbesar

Foto Istimewa (Red)

Teropongistana.com Bogor – Kali Cibalok yang mengalir di Kelurahan Pandansari, Kecamatan Ciawi, Bogor, akan menjadi lokasi pelaksanaan program sosial penaburan 100.000 benih ikan oleh Irjen Pol (Purn) Drs. Sisno Adiwinoto, MM, seorang pengamat kepolisian yang peduli terhadap kondisi ketahanan pangan masyarakat sekitar, 14 Mei 2025.

Gagasan ini muncul dari keprihatinan Sisno ketika melihat anak-anak dan warga memancing di sungai tersebut tanpa hasil. “Saya tidak melihat seorang pun berhasil menangkap ikan. Anak-anak pun hanya mendapatkan beberapa ekor ikan kecil,” ujarnya. “Di era menuju Indonesia Emas, masih ada masyarakat yang mendambakan makanan berprotein dari sungai.”

Sebagai bentuk kontribusi terhadap ketahanan pangan desa, proyek penaburan benih ikan jenis Nila dan Mujair ini diharapkan bisa membantu menyediakan sumber protein alami bagi masyarakat sekitar. Ikan-ikan tersebut diperkirakan bisa dipanen dalam waktu sekitar empat bulan.

Rencana ini mendapat dukungan penuh dari dua sahabat lama Sisno, yakni Walikota Sukabumi Ayep Zaki, yang juga dikenal sebagai pengusaha tempe, serta H. Haris Thaher dari Pesantren dan Masjid Biru Ciawi. Keduanya siap menjadi sponsor proyek ini.

Ketua RW dan RT setempat pun telah berkomitmen untuk menjaga kelestarian kali Cibalok dengan melarang warganya membuang sampah ke sungai serta menetapkan aturan pemanfaatan ikan secara bijak. Warga hanya diperbolehkan menangkap ikan dengan cara memancing. Kegiatan seperti meracuni, menyetrum, menjala, membendung, atau menguras sungai akan dilarang karena dapat membahayakan populasi ikan.

Tahap awal program ini akan dimulai dengan penaburan 10.000 ekor benih ikan di Bendungan Kali Cibalok. Jika 10% saja dari benih tersebut bertahan hidup, maka sudah ada 1.000 ekor ikan yang dapat dipanen. Dengan skala penuh, yakni 100.000 ekor, potensi ekologis dan ekonomi sungai ini diharapkan semakin besar, bahkan bisa menjadi lokasi wisata memancing.

Sisno berharap program ini dapat menginspirasi banyak pihak dan mendorong sinergi antarwarga dan pemangku kepentingan. “Semoga program ini dapat terlaksana dengan sukses dan menjadi berkah bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.

Baca Lainnya

Kejati Papua Lantik Kajari Yapen dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati

2 Juni 2026 - 22:15 WIB

Kejati Papua Lantik Kajari Yapen Dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati

Kapolresta Tangerang: Pancasila Tak Hanya Simbol, Tapi Fondasi Hidup Bernegara

1 Juni 2026 - 21:58 WIB

Kapolresta Tangerang: Pancasila Tak Hanya Simbol, Tapi Fondasi Hidup Bernegara

Polres Serang dan DLH Bidik Aktor di Balik Limbah Cemplang

1 Juni 2026 - 18:57 WIB

Polres Serang Dan Dlh Bidik Aktor Di Balik Limbah Cemplang
Trending di Daerah