Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Daerah

Pemkot dan Polres Jangan Cengeng Tanggapi Aspirasi Mahasiswa


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Bogor – Aksi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pada kamis 21/08/2025 menuai beragam perhatian dari publik

Moeltazam sebagai Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor turut memberi pandangan dan mengingatkan pemerintah kota (Pemkot) dan jajaran nya agar menjaga sikap bijak dalam merespon peristiwa tersebut.

Ia menyebut pemkot harus senantiasa tenang dan bijaksana dalam menyikapi coretan yang dibuat pada aksi tersebut. Menurutnya vandalisme tidak bisa di nilai dari sisi kriminalitasnya saja, melainkan pesan aspirasi yang disampaikan melalui coretan itu yang di nilai lebih harus diutamakan.

“Saya mengingatkan pemerintah kota (Pemkot) dan Polres agar tidak cengeng dalam menghadapi aksi kawan-kawan GMNI. Pemkot dan jajaran harus lebih terbuka dan senantiasa mengedepankan pendekatan yang tenang, bijaksana, dan tidak terburu-buru mengambil langkah yang berpotensi memperkeruh suasana” Ujar Moeltazam

Ia mengecam keras atas tindakan represif pihak Kepolisian kepada mass aksi karena menurutnya tindakan pemukulan adalah bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan mencoreng prinsip demokrasi.

“Kami mengutuk aksi pemukulan yg dilakukan oleh pihak kepolisian kepada kawan-kawan GMNI. Jangan sampai seluruh kelompok cipayung tersakiti dan akan menjadi pemantik gelombang yg lebih besar,” tegas Moeltazam.

Sebaliknya, Pemkot diharapkan menempuh jalur duduk dan diskusi bersama. Dengan membuka ruang komunikasi dua arah, aspirasi mahasiswa dapat disalurkan secara lebih konstruktif, tanpa harus menyalurkannya melalui coretan dinding atau simbol-simbol vandalisme.

Ia juga menghimbau kepada seluruh pihak agar tidak terprovokasi isu yang tidak benar.

“masyarakat harus melihat titik point tuntutan yg dilakukan oleh mahasiswa,” tutupnya

Baca Lainnya

Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres

9 Januari 2026 - 17:19 WIB

Wabup Lebak Akui Belum Awasi Sppg Cikulur, Mbg Dinilai Menyimpang Dari Perpres

Kasus Dugaan SARA Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak

6 Januari 2026 - 15:06 WIB

Kasus Dugaan Sara Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak

HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

6 Januari 2026 - 08:27 WIB

Hab Ke-80, Menag Minta Asn Kemenag Warnai Ai Dengan Konten Mencerahkan
Trending di Daerah