Menu

Mode Gelap
Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan 200 Ribu Hektare Rusak, Arif Rahman: Banten Tidak Boleh Terluka Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

Daerah

Anggota DPRD Pandeglang Usulkan Transaksi Pemerintah Daerah Dialihkan ke Bank Banten


					Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKB, Mulyadhi. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKB, Mulyadhi.

Teropongistana.com Pandeglang – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKB, Mulyadhi, mengusulkan agar seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah, termasuk pembayaran ASN, pajak daerah, serta retribusi, dialihkan dari Bank BJB ke Bank Banten.

Menurut Mulyadhi, keberadaan Bank Banten sebagai bank milik daerah seharusnya menjadi prioritas dalam mengelola keuangan pemerintah. “Selain untuk menambah pemasukan daerah, kita juga ikut membesarkan Bank Banten. Kita perlu bangga memiliki bank sendiri,” ujarnya pada Rabu (4/9).

Ia menilai, selama ini banyak transaksi pemerintah Pandeglang yang masih menggunakan Bank BJB. Padahal, dengan mengoptimalkan Bank Banten, hasil dari pengelolaan keuangan daerah bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Banten.

“Mengingat Banten sudah memiliki bank sendiri, kenapa kita harus tetap bergantung ke Bank BJB? Seharusnya semua transaksi pemerintah Pandeglang dialihkan ke Bank Banten. Demi kemajuan daerah, kita harus mendukung dan membesarkan bank asli Banten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mulyadhi menyampaikan bahwa perputaran dana dari rakyat Banten sebaiknya tetap berada di wilayah Banten. “Dari rakyat Banten untuk rakyat Banten. Jadi penghasilan atau pajaknya tidak dibawa keluar, melainkan berputar di Banten saja. Itulah yang dimaksud memajukan daerah oleh daerah, sejalan dengan konsep Asta Cita Presiden Prabowo: dari rakyat untuk rakyat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

15 April 2026 - 20:41 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu dalam Seminar Nasional

14 April 2026 - 23:49 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu Dalam Seminar Nasional

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan BPK Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut

14 April 2026 - 19:43 WIB

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan Bpk Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut
Trending di Daerah