Menu

Mode Gelap
Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

Daerah

Arif Rahman Kembangkan Sentra Emping Pandeglang: Produk Lokal Kita Harus Mendunia


					Arif Rahman Tinjau Produksi Emping di Jiput–Menes, Minta Pemerintah Perkuat Hilirisasi dan Penyediaan Bibit Melinjo Unggul Perbesar

Arif Rahman Tinjau Produksi Emping di Jiput–Menes, Minta Pemerintah Perkuat Hilirisasi dan Penyediaan Bibit Melinjo Unggul

Teropongistana Pandeglang – Anggota DPR RI Komisi IV, Arif Rahman, melakukan kunjungan lapangan ke sentra produksi emping melinjo di Kecamatan Jiput–Menes, Kabupaten Pandeglang. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog hangat dengan para pengrajin, melihat proses produksi secara langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat.

Arif Rahman menyoroti besarnya potensi industri emping sebagai bagian dari ekosistem usaha sektor pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. Di lokasi produksi yang dipenuhi tumpukan emping siap edar, Arif Rahman menyampaikan bahwa industri emping bukan sekadar usaha rumahan, melainkan sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Ia menilai, potensi emping melinjo Pandeglang sangat besar dan harus mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah.

“Emping ini bukan hanya makanan ringan. Di balik setiap lembar emping, ada kerja keras masyarakat, ada harapan untuk kesejahteraan. Pemerintah harus hadir, harus berpihak, agar usaha seperti ini bisa berkembang lebih besar lagi,” ujar Arif Rahman.

Ia menjelaskan bahwa produksi emping saat ini tidak hanya diminati pasar dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang ekspor yang sangat menjanjikan. Menurutnya, jika didukung dengan baik, emping Pandeglang dapat menjadi produk unggulan yang membawa nama daerah hingga ke mancanegara.

“Emping kita punya kualitas. Pasarnya luas, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Kita harus percaya bahwa produk lokal bisa bersaing dan bahkan mendunia,” tambahnya.

Namun demikian, Arif Rahman mengingatkan bahwa peningkatan produksi harus dibarengi dengan ketersediaan bahan baku yang cukup. Ia mendorong pemerintah untuk mempersiapkan bibit pohon melinjo unggul secara berkelanjutan, sehingga kebutuhan industri dapat terpenuhi tanpa hambatan.

“Kalau permintaan besar, maka pasokan bahan bakunya juga harus terjamin. Pemerintah perlu memastikan bibit melinjo unggul tersedia, supaya usaha ini bisa tumbuh berkesinambungan. Kita ingin masyarakat sejahtera, bukan hanya hari ini, tapi juga ke depan,” tegasnya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Arif Rahman dalam memperjuangkan penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas lokal. Ia berharap, sinergi antara pemerintah dan para pelaku usaha dapat menghadirkan ekosistem usaha yang lebih kokoh, produktif, dan berpihak pada rakyat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari tugas pengawasan Komisi IV DPR RI untuk memastikan pembangunan sektor pertanian berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.

“Ini bukan hanya soal emping. Ini tentang memajukan usaha rakyat, mengangkat ekonomi desa, dan membangun kebanggaan bahwa produk dari Pandeglang bisa dikenal dunia,” tutup Arif Rahman dengan optimistis.

Dyt

Baca Lainnya

Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

10 Januari 2026 - 23:25 WIB

Diduga Ada Backing, Jan Desak Satgas Pkh Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana

10 Januari 2026 - 21:16 WIB

1.000 Genset Esdm–Pln Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana

Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres

9 Januari 2026 - 17:19 WIB

Wabup Lebak Akui Belum Awasi Sppg Cikulur, Mbg Dinilai Menyimpang Dari Perpres
Trending di Daerah