Menu

Mode Gelap
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa Lindungi Generasi Muda dari Narkotika, Pemprov dan DPRD DKI Perkuat P4GN dengan Dukungan APBD dan BTT Tak Dilengkapi Plang Proyek, Pembangunan Rabat Beton di Wantisari Jadi Sorotan Bukan Pengusiran, Budiman Sudjatmiko Ungkap Fakta Di Forum Semarang Koalisi Cinta Jakarta Apresiasi Pembukaan 2.843 Lowongan Kerja BaraNusa Apresiasi Sikap Humanis Polda Metro Jaya dalam Mengawal Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Hukum

Lapas Kelas I Cirebon Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba


					Keterangan foto : Petugas Lapas kelas I Cirebon berhasil menggagalkan upaya jahat pengunjung yang melakukan penyeludupan zat terlarang narkoba berupa sabu ke dalam, Kamis (6/7/2023) Perbesar

Keterangan foto : Petugas Lapas kelas I Cirebon berhasil menggagalkan upaya jahat pengunjung yang melakukan penyeludupan zat terlarang narkoba berupa sabu ke dalam, Kamis (6/7/2023)

 

Teropongistana.com Cirebon – Petugas Lapas kelas I Cirebon berhasil menggagalkan upaya jahat pengunjung yang melakukan penyeludupan zat terlarang narkoba berupa sabu ke dalam. Salah seorang pelaku bernama Suci Damayanti Rahayu yang menyeludupkan 1 klip plastik serbuk kristal dan 150 butir diduga obat penenang alparazonam.

“Sekitar pukul 09.30 WIB saat pelaksanaan pelayanan kunjungan besuk, Operator Body Scaner atas nama Indra Hermawan melakukan pemeriksaan body scaner terhadap pengunjung besukan atas nama Sucia Damayanti Rahayu yang akan membesuk wbp a.n Ade Usman bin Tuhi. Hasil pemeriksaan body scaner terdapat kejanggalan pada area alat vital pengunjung a.n Sucia Damayanti Rahayu, oleh karena itu petugas body scaner melaporkan kepada Petugas penggeledahan badan khusus pengunjung perempuan atas nama Tuti Robiawati untuk di lakukan pengeledahan badan menyeluruh secara manual,” kata Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Kadiyono, Kamis (6/7/2023).

Dikatakan Kadiyono, dari hasil dari penggeledahan manual tersebut di temukan barang terlarang diduga sabu 1 plastik klip dan 150 Butir Obat Penenang Alprazolam yang di sembunyikan di dalam alat kelamin yang dibungkus dengan plastik. Menurut Kadiyono, Petugas pengeledahan badan khusus pengunjung perempuan atas nama Ibu Tuti Robiawati kemudian melaporkan kepada Kasi. Portatib Ibu Wulandary terkait penemuan tersebut.

“Kasi Portatib berkoordinasi langsung dengan Ka. KPLP Bpk. Dody dan segera mengamankan Yang bersangkutan a.n Sucia Damayanti Rahayu dan wbp a.n Ade Usman bin Tuhi beserta barang bukti hasil temuan/penggeledahan badan tersebut. Ka.KPLP melaporkan temuan tersebut kepada Kalapas,” jelas Kadiyono.

Menurut Kadiyono, pihaknya juga telah melaporkan kejadian keberhasilan Petugas Lapas menggagalkan penyelundupan barang terlarang yang diduga narkoba berupa sabu dan obat penenang tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Cirebon Kota. Selanjutnya, kata Kadiyono, dia juga menyerahkan terduga pelaku dan barang bukti untuk proses tindak lanjut perkara.

“Pimpinan memberi Petunjuk dan arahan agar seluruh jajaran petugas Lapas Kelas I Cirebon senantiasa siaga waspada dan cermat juga teliti terhadap pelayanan kunjungan besuk yg berpotensi adanya gangguan kamtib berupa penyelundupan barang terlarang. Pimpinan mengapresiasi kepada seluruh jajaran Petugas Lapas Kelas I Cirebon yg telah berhasil menggagalkan penyelundupan barang terlarang berupa narkoba ke dalam Lapas Kelas I Cirebon,” tutur Kadiyono. (Jum)

Baca Lainnya

Kejari Sorong Libatkan Ahli Kemendagri dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Bupati Sorong Selatan

10 Juni 2026 - 21:36 WIB

Kejari Sorong Libatkan Ahli Kemendagri Dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Bupati Sorong Selatan

GEGER: KOSMAK Laporkan Rekening Gendut Pejabat Minerba Ke Kortas Tipikor Polri

10 Juni 2026 - 13:09 WIB

Direktur Eksekutif P3S Desak Evaluasi Menyeluruh Polri Usai Kasus Ojol Tertabrak Polisi Saat Demo 28 Agustus

Terpidana Kasus Talent Corner Divonis 4 Tahun, Kejari Sorong Setor Uang Negara Rp904 Juta

10 Juni 2026 - 11:16 WIB

Terpidana Kasus Talent Corner Divonis 4 Tahun, Kejari Sorong Setor Uang Negara Rp904 Juta
Trending di Hukum