Menu

Mode Gelap
Putusan MK Batasi Wewenang, Adhyaksa Watch Khawatir Koruptor Bisa Lolos Jaksa Agung Serahkan Hewan Kurban, Baren AS: Wujud Kepedulian Insan Adhyaksa Kejari Jakarta Pusat Sabet Penghargaan Terbaik Kategori Tipe A Fraksi Golkar MPR Dorong Perbaikan Kesejahteraan Guru Honorer di Daerah Terima Uang Suap, Anggota Ombudsman Perintangi Perkara Ekspor CPO Paradoks Pendidikan Tinggi: Dosen Dituntut Berprestasi, Kesejahteraan Belum Terpenuhi

Hukum

Kejari Jakarta Pusat Sabet Penghargaan Terbaik Kategori Tipe A


					Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) berhasil mencetak sejarah gemilang dengan menyabet peringkat pertama untuk kategori Kejaksaan Negeri (Kejari) Tipe A dalam ajang bergengsi Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. Perbesar

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) berhasil mencetak sejarah gemilang dengan menyabet peringkat pertama untuk kategori Kejaksaan Negeri (Kejari) Tipe A dalam ajang bergengsi Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Teropongistana.com Jakarta – Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) berhasil mencetak sejarah gemilang dengan menyabet peringkat pertama untuk kategori Kejaksaan Negeri (Kejari) Tipe A dalam ajang bergengsi Malam Anugerah Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan dalam acara puncak yang digelar di Balai Diklat Kejaksaan Agung RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026) malam.

Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk pengakuan resmi atas kinerja unggul, dedikasi tinggi, serta profesionalisme seluruh jajaran dalam menjalankan amanah penegakan hukum sekaligus memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.

Kepala Kejari Jakarta Pusat, Antonius Despinola, menyambut penghargaan ini dengan penuh rasa syukur dan haru. Baginya, predikat terbaik ini bukan sekadar piala atau seremonial belaka, melainkan bukti nyata dari perjalanan panjang dan semangat tak kenal lelah seluruh insan Adhyaksa untuk terus berbenah menjadi lebih baik.

“Bagi kami, apresiasi ini bukan sekadar pengakuan atas hasil kerja yang telah selesai, melainkan penghargaan atas perjuangan kami setiap hari untuk selalu menuju kebaikan dan perbaikan dalam melaksanakan tugas negara. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan ketulusan kami tercatat dan diapresiasi,” ujar Antonius usai menerima penghargaan.

Ia tak lupa menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pimpinan tertinggi Kejaksaan Republik Indonesia, Jaksa Agung ST Burhanuddin. Menurutnya, dukungan, arahan, dan kepercayaan yang diberikan menjadi bahan bakar utama bagi jajarannya untuk senantiasa berkinerja terbaik dan bekerja dengan tulus ikhlas demi kemajuan institusi kejaksaan.

“Berkat bimbingan dan kepercayaan dari para pimpinan, kami dapat berbuat yang terbaik. Kami bisa berkarya dan mengabdi dengan hati demi menjaga nama baik instansi yang kita banggakan bersama,” tegasnya.

Sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Komisi Kejaksaan RI, Antonius turut menyelipkan pantun ringan namun penuh makna, “Pada Komisi Kejaksaan kami ucapkan terima kasih atas apresiasinya, mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu berkinerja dan berkarya.”

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Anugerah Komisi Kejaksaan. Ia menegaskan bahwa ajang ini harus menjadi ruang pembuktian bagi para pegawai, baik jaksa maupun ASN non-jaksa, yang memiliki prestasi cemerlang.

Burhanuddin berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan benar-benar menjadi tolak ukur kinerja dan bentuk penghargaan nyata bagi mereka yang berdedikasi.

“Saya mengharapkan pelaksanaan ini tidak hanya seremonial, tetapi betul-betul merupakan penganugerahan yang diberikan kepada para jaksa dan seluruh elemen yang memiliki prestasi serta integritas nyata di lapangan,” tegas Burhanuddin.

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi, menambahkan, penganugerahan ini merupakan wujud nyata peran Komisi Kejaksaan di samping Persatuan Jaksa Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penegakan disiplin, tetapi juga wadah kolaborasi untuk memberikan apresiasi atas integritas, dedikasi, dan kinerja terbaik insan Adhyaksa, guna mewujudkan institusi kejaksaan yang makin profesional dan dipercaya publik.

“Tidak hanya menegakkan disiplin, tetapi juga memberikan apresiasi atas kinerja, integritas, dan dedikasi insan Adhyaksa dalam menjaga amanah negara,” pungkas Pujiyono.

Baca Lainnya

Paradoks Pendidikan Tinggi: Dosen Dituntut Berprestasi, Kesejahteraan Belum Terpenuhi

25 Mei 2026 - 10:43 WIB

Mk Tegaskan Wamen Dilarang Rangkap Jabatan Komisaris, Meski Permohonan Tak Diterima

Polsek Sorong Barat Tangkap IMK, Terlibat Curanmor, Begal dan Pengeroyokan di Kota Sorong

23 Mei 2026 - 09:34 WIB

Polsek Sorong Barat Tangkap Imk, Terlibat Curanmor, Begal Dan Pengeroyokan Di Kota Sorong

Proyek Tanggul Rp138,6 M Disorot, CBA Curigai Pengaturan Tender dan Potensi Korupsi

22 Mei 2026 - 21:34 WIB

Proyek Tanggul Rp138,6 M Disorot, Cba Curigai Pengaturan Tender Dan Potensi Korupsi
Trending di Hukum