Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

Internasional

Sekjen Kemendagri: Hakikat Reformasi Birokrasi Adalah Perubahan


					Sekjen Kemendagri: Hakikat Reformasi Birokrasi Adalah Perubahan Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengatakan, hakikat reformasi birokrasi adalah perubahan. Perubahan yang dimaksud yaitu perubahan dalam hal pembenahan organisasi, Sumber Daya Manusia (SDM), dan tata laksana. Hal tersebut disampaikan Suhajar pada Rapat Internalisasi Reformasi Birokrasi Kemendagri Tahun 2022 di Golden Boutique Hotel, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

“Kita telah mengetahui bahwa reformasi birokrasi kita ini, yang dikerjakan untuk reformasi birokrasi ini, ya perubahan,” katanya.

Adapun perubahan tersebut berhubungan dengan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Lanjutnya, kemana pun arah program yang akan dibuat merupakan kerja pelayanan.

“Jadi, berorientasi pada pelayanan itu, sudah siapkah diri kita untuk menjadi pelayan? Kita sebagai subjek yang melayani bagaimana kita memperlakukan orang yang kita layani. Ada institusi yang melayani rakyat secara langsung yang berada di operasional manajemen, ada institusi yang melayani sesama pelayan tadi, kementerian-kementerian seperti kita termasuk KemenPAN-RB, badan-badan,” terangnya.

Selain itu, Suhajar kembali menegaskan pola relasi hubungan antara pemerintah dengan rakyat sudah sangat berubah. Sesungguhnya posisi rakyat berada di atas, dan pemerintah sebagai pihak yang melayani rakyat.

Baca juga: Sekjen Kemendagri Terima Penghargaan dari DKPP

Sekjen Kemendagri: Hakikat Reformasi Birokrasi Adalah Perubahan

“Kita tidak sanggup menyandang kata-kata pelayan itu, karena pelayanan itu seperti pembantu. Padahal sesungguhnya itulah kita. Karena itu saya ingin menyampaikan cara mudah kita untuk menjadi pelayan rakyat tadi dengan menganggap rakyat yang kita layani bagaikan orang tua kita sendiri,” jelasnya.

Di sisi lain, terang Suhajar, kerja pelayanan dilakukan dalam rangka mengimplementasikan empat fungsi pemerintahan, yaitu fungsi pelayanan untuk melahirkan keadilan, fungsi pembangunan untuk melahirkan kesejahteraan, fungsi pemberdayaan untuk melahirkan kemandirian, dan fungsi regulasi atau pengaturan untuk melahirkan ketertiban.

“Keempat fungsi ini harus dikerjakan dengan benar untuk mencapai empat tujuan bernegara. Tujuan bernegara itu sudah jelas, negara ini dilahirkan untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tandasnya.

Baca Lainnya

Menag Dorong Penguatan Gagasan Prabowo untuk Islam Global, Indonesia Harus Jadi Produsen

5 Desember 2025 - 16:39 WIB

Menag Dorong Penguatan Gagasan Prabowo Untuk Islam Global, Indonesia Harus Jadi Produsen

Kemenag Inisiasi Forum Akademik Internasional Terkait Gaza dan Perdamaian Dunia

17 November 2025 - 17:20 WIB

Kementerian Agama Menginisiasi Penyelenggaraan Rangkaian Seminar Internasional Tentang Perdamaian Dunia Pada Empat Universitas Islam Negeri (Uin), Yaitu Uin Alauddin Makassar, Uin Sumatera Utara, Uin Sunan Ampel Surabaya, Dan Uin Syarif Hidayatullah Jakarta.

ADI Gandeng Alibaba dan Universitas Untuk Perkuat Digitalisasi AI Menuju Indonesia Emas 2045

23 September 2025 - 13:43 WIB

Adi Gandeng Alibaba Dan Universitas Untuk Perkuat Digitalisasi Ai Menuju Indonesia Emas 2045
Trending di Internasional