Menu

Mode Gelap
Polda Kepri dan BGN Ungkap Penipuan Titik SPPG: Program MBG Gratis, Tidak Ada Transaksi Jual Beli Hanya 1 Tahun 4 Bulan!” Rieke Murka, Vonis Bos Terra Drone Dinilai Lecehkan 22 Nyawa Korban Permen PKP 5/2025 Dinilai Pihakkan Kelas Menengah, Buruh UMP Malah Gigit Jari Polsek Sorong Barat Tangkap IMK, Terlibat Curanmor, Begal dan Pengeroyokan di Kota Sorong Modus Gunakan Izin Resmi untuk Bauksit Ilegal, Kejagung Ungkap Kebocoran Negara Proyek Tanggul Rp138,6 M Disorot, CBA Curigai Pengaturan Tender dan Potensi Korupsi

Megapolitan

Nasir Djamil: Kasus Pengeroyokan di Polda Metro Jaya Jangan Ditutupi


					Foto Gedung Polda Metro Jaya. Perbesar

Foto Gedung Polda Metro Jaya.

Teropongistana.com JAKARTA – Anggota DPR RI dari Komisi III Muhammad Nasir Djamil mengangkat bicara terkait kasus pengeroyokan terhadap warga Aceh, Faisal (50), yang diduga dilakukan oleh sekelompok preman di ruang penyidik Polda Metro Jaya beberapa hari lalu. Dalam penyataannya pada Kamis (2/4/2026), ia menyesalkan insiden penganiayaan yang terjadi di tempat yang seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi masyarakat.

“Kami ingatkan, negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme. Kok bisa sekelompok orang datang ke kantor polisi untuk menganiaya orang lain yang sedang menjalani pemeriksaan di ruang penyidik. Ini kan aneh,” ujar Muhammad Nasir Djamil.

Menurutnya, kejadian semacam itu seharusnya tidak pernah terjadi, apalagi di dalam markas institusi kepolisian sendiri. Ia meminta Kapolri untuk mengungkap kasus penganiayaan terhadap warga Aceh tersebut secara transparan, tanpa ada yang ditutupi-tutupi.

Muhammad Nasir Djamil juga mendesak agar siapapun yang terlibat dalam kasus ini – baik pelaku langsung di lapangan maupun aktor yang menjadi otak belakang – benar-benar diungkap dan diproses hukum secara tegas. Menurutnya, kasus ini telah mencoreng citra institusi kepolisian yang seharusnya menjunjung tinggi hukum dan keamanan masyarakat.

“Kita juga berharap Kapolri bisa mengevaluasi kinerja seluruh personil Polda Metro Jaya agar insiden serupa tidak terulang lagi. Jangan sampai negara kalah dengan preman,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Polda Kepri dan BGN Ungkap Penipuan Titik SPPG: Program MBG Gratis, Tidak Ada Transaksi Jual Beli

24 Mei 2026 - 19:50 WIB

Polda Kepri Dan Bgn Ungkap Penipuan Titik Sppg: Program Mbg Gratis, Tidak Ada Transaksi Jual Beli

Hanya 1 Tahun 4 Bulan!” Rieke Murka, Vonis Bos Terra Drone Dinilai Lecehkan 22 Nyawa Korban

23 Mei 2026 - 11:26 WIB

Hanya 1 Tahun 4 Bulan!” Rieke Murka, Vonis Bos Terra Drone Dinilai Lecehkan 22 Nyawa Korban

Permen PKP 5/2025 Dinilai Pihakkan Kelas Menengah, Buruh UMP Malah Gigit Jari

23 Mei 2026 - 11:05 WIB

Permen Pkp 5/2025 Dinilai Pihakkan Kelas Menengah, Buruh Ump Malah Gigit Jari
Trending di News