Menu

Mode Gelap
Patroli Samapta Polda Papua Barat Daya Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Alat Berat di Sorong Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pembangunan Papua Tengah Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren BPA Fair 2026 Dibuka, Kejagung: Bukti Transparansi dan Pendapatan Negara Meningkat

Megapolitan

Bagikan Takjil di DPR, Mahasiswa Doakan Agar Mafia Tanah Ditangkap


					Bagikan Takjil di DPR, Mahasiswa Doakan Agar Mafia Tanah Ditangkap Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Sekelompok mahasiswa dari Jaringan Aktivis Indonesia dan Aliansi Mahasiswa Lingkar Nusantara menggelar aksi berbagi makanan berbuka puasa kepada pengguna jalan di depan gedung DPR/MPR Senayan pada Senin 4 April 2022 kemarin.

Sembari membagikan makanan berbuka puasa, para mahasiswa juga membentangkan spanduk yang berisikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa dan meminta doa kepada para pengguna jalan agar Tan Paulin, orang yang namanya sempat disebut-sebut sebagai ratu mafia batu bara di Kalimantan Timur segera ditangkap.

Koordinator lapangan Donny Manurung menjelaskan, aksi ini mereka gelar dalam rangka memberi tahukan kepada masyarakat umum bahwa di tengah-tengah bulan suci Ramadan ini pun, mafia pertambangan batu bara seperti Tan Paulin ini masih tetap beroperasi dan pihaknya pun meminta doa dari masyarakat agar mafia-mafia seperti ini bisa segera ditangkap.

“Kami sudah melakukan unjuk rasa berbulan-bulan di depan DPR ini, sampai bulan puasa ini pun belum ada respon yang baik, makanya bulan puasa ini pun kami tetap konsisten berjuang, hari ini kami bagikan takjil kepada masyarakat umum, untuk mengingatkan dan memita doa, agar Tan Paulin sang ratu koridor, mafia batu bara segera ditangkap.”kata Donny, Selasa (5/4) di Jakarta.

Baca juga : Jaringan Aktivis Indonesia Minta Polisi Tindak Tegas Tambang Ilegal di Kaltim

Selain itu Donny juga mengungkapkan bahwa tuntutan mereka kepada DPR masih sama, mereka meminta agar DPR khususnya komisi 3 dan komisi 7 segera bergerak membentuk Panja khusus untuk menyelidiki kasus ratu koridor ini.

“Kami tetap konsisten dengan tuntutan kami, kiranya bapak ibu dewan segera peka, jangan tuli dan bungkam dengan kasus seperti ini, padahal awalnya juga mereka yang sebut nama ratu koridor Tan Paulin ini.”jelas Donny.

Kegiatan para mahasiswa ini terpantau berjalan aman, lancar dan dijaga oleh aparat kepolisian hingga akhir. (Red)

Baca Lainnya

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

18 Mei 2026 - 20:30 WIB

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang Dan Industri Pertahanan

Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren

18 Mei 2026 - 18:24 WIB

Data Tunjukkan Tren Meningkat, Iyac Desak Reformasi Sistem Perlindungan Di Pesantren
Trending di Nasional