Menu

Mode Gelap
Matahukum Kantongi Informasi A1 dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri KemenPKP Bikin Stres ​ Reorientasi Strategi Ekonomi di Selat Malaka Tagih Pajak Door to Door: Jangan Sampai Jadi Pemicu Konflik Baru CBA Desak Audit dan Pemeriksaan, Abdi Rakyat Tegaskan Tarif di Kemenaker Tak Sesuai Tujuan Pelayanan Publik Kapal Pertamina Diawaki Penuh WNA, Matahukum: Minta Komisi VI DPR Panggil Pimpinan dan Kejagung Usut Kesalahan

Nasional

Peran Serta Anak Muda dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Sangat Penting


					Peran Serta Anak Muda dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Sangat Penting Perbesar

Bali – Saat ini antusiasme para pemuda di berbagai belahan dunia terkait kebijakan publik semakin meningkat. Hal ini terlihat dari peran pemuda yang semakin banyak terlibat dalam pembangunan. Hal ini disampaikan oleh Tim Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda dalam suatu wawancara bersama salah satu stasiun televisi.

“Ada yang terjun ke pemerintahan, ada yang bergabung dengan lembaga riset, ataupun bekerja di sektor swasta, jelasnya.

Ketertarikan dan antusiasme ini muncul karena kita semua makin menyadari bahwa di masa depan, kita adalah generasi yang akan melanjutkan apa yang terjadi di masa kini. Setiap keputusan dan kebijakan yang diambil saat ini, akan berdampak pada kehidupan kita semua dalam 10 tahun mendatang, misalnya.

Sehingga pemuda semakin merasa bahwa suara, ide, dan sudut pandangnya semakin penting untuk memastikan bahwa keputusan dan kebijakan yang diambil juga memasukan aspek-aspek penting untuk masa depan.

“Oleh karena itu, momentum Presidensi G20 yang dipimpin oleh Bapak Joko Widodo juga menjadi sarana generasi muda untuk ikut terlibat dalam kebijakan publik dan forum internasional yang menghadirkan pemuda dari berbagai negara anggota G20 untuk berdiskusi dan menemukan solusi untuk masa depan yang lebih baik,” lanjut Maudy.

Maudy menambahkan bahwa meskipun berasal dari berbagai negara yang berbeda, para pemuda akan menemukan beberapa tantangan yang sama dialami oleh seluruh pemuda di dunia,16 November 2022.

“Indonesia secara tidak langsung merepresentasikan negara berkembang lainnya karena menjadi fokus utama perhatian di dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan.”

Indonesia dapat menyusun agenda pembahasan pada G20 yang dapat mendukung dan berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian di Indonesia.

Misalnya, kata Maudy, dalam pertemuan bersama Youth Twenty atau Y20, terdapat empat aspek yang dibahas yaitu mengenai transformasi digital, ketenagakerjaan, perubahan iklim dan lingkungan, serta keberagaman dan inklusi.

“Dalam pembahasan Y20 ini, ada banyak sudut pandang pemuda yang diangkat di dalamnya,” ujarnya. “Seperti bagaimana menciptakan jaring pengaman sosial dalam dunia kerja untuk generasi muda yang rentan terhadap guncangan ekonomi.”

Untuk itulah para pemuda harus membuka pandangan terhadap isu-isu yang ada di sekitar kita dan berpikir kritis, mulai dari selalu bertanya “Mengapa”, lanjut Maudy Ayunda.

Ketika ditanya tentang peran anak muda dalam perhelatan G20, Maudy menjawab bahwa dirinya melihat terdapat beberapa hal yang sudah dilakukan anak-anak muda di Indonesia untuk mengamplifikasi peran Indonesia dalam G20.

“Yaitu dengan melakukan diskusi secara akademis,” ungkapnya. “Selain itu, beberapa langkah sederhana seperti aware akan isu di sekitar dan juga respon kita untuk terus berkolaborasi adalah langkah yang baik untuk menyukseskan Presidensi G20 Indonesia.”

Maudy memberikan sedikit contoh, seperti mempromosikan pariwisata Indonesia beserta produk UMKM nasional hingga dunia. “Hal tersebut nantinya akan berdampak pada penghidupan kembali perekonomian nasional,” tutup Maudy.

Baca Lainnya

Matahukum Kantongi Informasi A1 dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor

27 April 2026 - 21:34 WIB

Matahukum Kantongi Informasi A1 Dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor

Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri KemenPKP Bikin Stres ​

27 April 2026 - 21:01 WIB

Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri Kemenpkp Bikin Stres ​

Tagih Pajak Door to Door: Jangan Sampai Jadi Pemicu Konflik Baru

27 April 2026 - 13:12 WIB

Anggota Komisi Xi Dpr Ri Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb), Marwan Jafar.
Trending di Nasional