Menu

Mode Gelap
Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

Nasional

Butuh Pembinaan Berkelanjutan Bagi UMKM untuk Percepatan Ekonomi Digital


					Keterangan Poto: Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza . Perbesar

Keterangan Poto: Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza .

Teropongistana.com

Bali – Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menyatakan perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) guna mengantisipasi beberapa persoalan yang akan terjadi ke depan.

Beberapa, di antaranya, seperti soal kekeringan kemudian keterbatasan komunitas di pasaran termasuk mengenai adanya percepatan ekonomi digital. Terlebih, melihat perilaku konsumen di zaman digital ini, menurutnya, para Pelaku UMKM ini lebih banyak melakukan transaksi melalui e-commerce. Sehingga UMKM perlu juga untuk digitalisasi.

“Nah untuk mengantisipasi begini ini kami banyak mendapat pikiran untuk mendorong pemerintah untuk supaya mengambil langkah-langkah keputusan menghadapi kondisi percepatan semacam ini.

Supaya pelaku UMKM kita bisa semakin tangguh, bisa semakin accessable dalam permodalan dan juga siap secara standar produk,” ujar Faisol Riza kepada wartawan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Rabu (4/10/2023).

Saat ini sejumlah Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) seperti Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN pun telah mendukung dan membantu Pelaku UMKM melalui program digitalisasi UMKM.

Di antaranya dengan membantu para UMKM menggunakan pembayaran QRIS hingga menyediakan marketplace. Namunm, menurut Politisi Fraksi PKB itu, hal yang menjadi penting adalah pembinaan terhadap para pelaku UMKM. Karena pembinaan itulah yang justru menentukan masa depan UMKM.

“Kalau marketplace-nya saja tersedia tapi barangnya kosong ya untuk apa? Jadi butuh pembinaan yang terus menerus, dan pembinaan yang terus menerus ini kan bukan hanya pekerjaan Himbara, bukan di sana dong. Tetapi Himbara bisa memfasilitasi wacana-wacana pemerintah, kebijakan-kebijakan pemerintah agar pembinaan itu bisa berjalan simultan dengan perkembangan marketplace,” jelasnya.

Tambahnya, Ia mendukung adanya percepatan mengenai pembinaan digitalisasi tersebut terhadap para pelaku UMKM. “Karena saya yakin bahwa di dunia UMKM sendiri ini tumbuh silih berganti. Mereka yang tidak mampu bertahan dengan kondisi ini digantikan dengan UMKM-UMKM yang baru. Dan ini kalau tidak dimonitor, tidak dirangkul, akan memulai semuanya dari baru. Jadi memang pembinaanya harus simultan,” imbuh Legislator dapil Jawa Timur II itu.

Baca Lainnya

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar

PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

9 Januari 2026 - 14:29 WIB

Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia (Ppbn Ri) Pada Jumat
Trending di Nasional