Menu

Mode Gelap
Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU

Nasional

Kasad: Komando Kewilayahan, Ujung Tombak TNI AD untuk Bantu Masyarakat


					Keterangan Foto: Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat memberikan arahannya pada Apel Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) Tahun 2024, yang berlangsung di Auditorium Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (10/10/2024). Perbesar

Keterangan Foto: Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat memberikan arahannya pada Apel Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) Tahun 2024, yang berlangsung di Auditorium Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Teropongistana.com

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa sejatinya peran Komando Kewilayahan adalah sebagai ujung tombak TNI AD dalam menyukseskan program-program pemerintah dan membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kasad dalam arahannya pada Apel Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) Tahun 2024, yang berlangsung di Auditorium Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Kasad juga mengungkap bahwa penilaian publik terhadap TNI yang semakin positif merupakan hasil dari kontribusi aparat teritorial, yang tidak hanya menjaga kondusifitas wilayah tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat.

“Komando Kewilayahan adalah kekuatan utama dalam membangun kedekatan dengan rakyat, memastikan program unggulan TNI AD berjalan efektif, serta menjaga keamanan di perbatasan,” ujarnya di hadapan 418 peserta apel.

Tugas utama TNI AD, menurut Kasad, mencakup penyiapan daerah pangkal perlawanan, pengamanan perbatasan darat, serta pengembangan kekuatan dengan menambah satuan penyangga di daerah rawan, satuan bantuan tempur, kesehatan, dan Zeni Tempur untuk percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah.

Kasad juga menekankan pentingnya program unggulan seperti Manunggal Air, Ketahanan Pangan dan Bersatu Dengan Alam, yang berfokus pada pembinaan teritorial, sebagai bagian dari implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Selanjutnya Kasad kembali mengajak para Danrem dan Dandim untuk terus berinovasi, menjalin hubungan dekat dengan tokoh masyarakat yang berpengaruh, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah.

Secara khusus Kasad juga meminta agar mereka memberi dukungan dan perhatian yang lebih pada Babinsa, khususnya yang bertugas di daerah terpencil dan pulau terluar.

Usai pengarahan, Kasad memberikan penghargaan kepada 21 prajurit TNI AD yang berprestasi dalam membangun dan membina masyarakat di wilayahnya, serta kepada pemenang lomba karya tulis teritorial. (*)

Baca Lainnya

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar

PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

9 Januari 2026 - 14:29 WIB

Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia (Ppbn Ri) Pada Jumat

Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi

9 Januari 2026 - 09:42 WIB

Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-Buru, Sapuhi Soroti Kesiapan Sistem Dan Regulasi
Trending di Nasional