Menu

Mode Gelap
King Naga Tantang APH Hingga Inspektorat Audit Alun-Alun Rangkasbitung Kemenag Kembali Membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah Diklat Petugas Haji Hendaknya tidak Sekadar Formalitas Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak Forkopimda Kota Serang Perkuat Sinergi Jelang Agenda Januari 2026 Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

Nasional

Gelagat Jokowi Terlalu Nasris Nempel di Pemerintahan Prabowo Subianto


					Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 Jokowi. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 Jokowi.

Teropongistana.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menyebut gelagat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memajukan putranya Gibran Rakabuming Raka sebagai capres 2029 semakin tampak. Hal tersebut terlihat dari beberapa kali tampil bareng bersama Presiden Prabowo Subianto.

“Jokowi lagi mencari celah juga agar Gibran maju Pilpres 2029. Pernyataan Jokowi mendukung Prabowo 2029 itu omong kosong. Kalimatnya terbalik, kalau dia tak menyebut mendukung justru dia akang dukung,” ucap Jerry kepada redaksi, Sabtu (29/2/2025)

Lanjut dia, hal itu terbukti dengan kenarsisan Jokowi yang selalu menempel di pemerintahan Prabowo. Tujuannya untuk memuluskan langkah Gibran pentas di 2029.

“Jokowi kerap tampil dan ingin selalu bersama Prabowo ada maksud terselubung selain kasusnya aman,” pungkasnya.

Sinyal majunya Gibran menjadi capres 2029 juga disampaikan Presiden Prabowo dalam penutupan Kongres VI Demokrat. Prabowo menyinggung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gibran berpotensi bersaing di masa yang akan datang.

“Sekarang duduk berdampingan, nanti bisa bersaing ini dua orang ini. Nggak apa-apa, bersaing itu baik, siapa nomor 1 ajaklah nomor 2, ajaklah nomor 3, iya kan?” seloroh Prabowo di Jakarta, Selasa, 25 Februari 2025.

Baca Lainnya

Kemenag Kembali Membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah

13 Januari 2026 - 00:20 WIB

Kementerian Agama Kembali Membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (Pmbm) Tahun Pelajaran 2026/2027. Sejak Januari 2026, Seleksi Resmi Dimulai Dengan Satu Janji Klasik: Semuanya Diatur, Tertib, Dan Transparan—Setidaknya Di Atas Kertas Petunjuk Teknis.

Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Smelter Harita Group Di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang
Trending di Nasional