Menu

Mode Gelap
Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

Nasional

Tinjau Pelaksanaan MBG, Wamendagri Ribka Kunjungi SD Negeri 2 Lamangga Kota Baubau


					Keterangan Foto : Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Perbesar

Keterangan Foto : Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Teropongistana.com Baubau – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/4/2025). Menurut Ribka, program MBG sudah seharusnya dilaksanakan hingga ke pelosok negeri.

“Ternyata di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah dilaksanakan program pemberian makanan bergizi untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA),” katanya.

Ribka menegaskan, pelaksanaan program MBG dapat memberikan multiplier effect atau efek berganda yang diharapkan mampu menghidupkan sentra ekonomi wilayah setempat. “Artinya pertanian, kemudian peternakan, di bidang tenaga kerja. Ini kan semua akan dapat multiplier effect dari program pemberian makanan bergizi,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat ekonomi, menurut Ribka, program MBG merupakan bentuk investasi terhadap sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan, Presiden Prabowo Subianto berharap MBG dapat memperbaiki kualitas SDM di seluruh Indonesia.

“[SDM] dari Sabang sampai Merauke ini memang harus diperbaiki dalam rangka kita akan mendapatkan bonus demografi di tahun 2045,” tegasnya.

Selain itu, Ribka juga menyinggung menu MBG di Kota Baubau. Mengingat Provinsi Sultra adalah daerah penghasil perikanan, ia meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memberikan menu bergizi yang beragam kepada anak-anak, misalnya dengan memanfaatkan potensi hasil laut yang merupakan kekayaan alam daerah setempat.

“Artinya sayurnya, kemudian lauknya misalnya, apalagi di sini kan daerah penghasil perikanan ya, sumber daya laut ini juga harus diberikan [sebagai menu] makanan, jadi tidak hanya ayam,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, dalam peninjauan tersebut Ribka didampingi oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Komandan Resor Militer (Danrem), dan Kepala SPPG Provinsi Sultra.

Baca Lainnya

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar

PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

9 Januari 2026 - 14:29 WIB

Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia (Ppbn Ri) Pada Jumat
Trending di Nasional