Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Nasional

Matahukum Minta Penunjukan Dirut Perum Perhutani Harus Independen dan Bebas Lobi Politik


					Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, Rabu (15/10/2024) Perbesar

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, Rabu (15/10/2024)

Teropongistana.com Jakarta – Matahukum meminta Plt Menteri BUMN Dony Oskaria untuk mengedepankan independensi dalam proses seleksi jabatan pada direksi Perum Perhutani. Matahukum berharap sosok yang mengisi jabatan direksi Perum Perhutani harus dari kalangan yang bersih dan tak terafiliasi pihak manapun.

“Yang pertama saya berharap direksi Perum Perhutani harus independen. Semoga tidak boleh ada langkah-langkah politik, intervensi-intervensi politik, lobi-lobi politik untuk kepentingan pemilihan Dirut Bank Jabar,” kata Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir lewat pernyataanya yang diterima redaksi, Kamis (25/9/2025)

Selain itu, pria yang kerap disapa Daeng tersebut meminta Menteri BUMN agar mencari sosok dirut yang mampu melakukan strukurisasi sumber daya manusia. Sebab, kata Daeng, Presiden Prabowo sangat menginginkan sumber daya manusia (SDM), sementara yang dianggap tidak mumpuni di Perum Perhutani harus berani dikeluarkan sebagai upaya kredibilitas BUMN.

“Pegawainya jangan numpuk, Ini adalah bagian apalagi pegawai-pegawai yang mohon maaf tanda kutip katanya karena anak pejabat jadi pegawai BUMN. Enggak boleh lagi BUMN itu bukan sekretariat daerah,” ucap Daeng yang sangat prihatin dengan kondisi BUMN di Indonesia.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat menerima audiensi Konsorsium Perbaruan Agraria (KPA), meminta Plt Menteri BUMN Dony Oskaria segera menunjuk direksi Perum Perhutani. Untuk menyelesaikan berbagai polemik reforma agraria.

“Kami cek tadi bahwa direksi Perhutani sampai dengan sekarang masih kosong. Kira-kira kapan itu mau diisi? Kira-kira kapan pak? Supaya masalah-masalah ini bisa kita tanggulangi,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Dony langsung menjawab, paling lambat Senin (29/9/2025), sudah ada Direktur Utama Perum Perhutani.

“Minggu depan. Senin, kami selesaikan (soal) direksi Perhutani,” ucap Dony Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Sebagai informasi, saat ini, posisi Dirut Perhutani masih diisi Plt Dirut sekaligus Direktur Operasi Perhutani, Natalas Anis Harjano.

Baca Lainnya

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar

PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

9 Januari 2026 - 14:29 WIB

Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia (Ppbn Ri) Pada Jumat
Trending di Nasional