Menu

Mode Gelap
Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

Nasional

Perkuat Nasionalisme, Arif Rahman Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMK Walisongo Pandeglang, Banten


					Perkuat Nasionalisme, Arif Rahman Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMK Walisongo Pandeglang, Banten Perbesar

Perkuat Nasionalisme, Arif Rahman Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMK Walisongo Pandeglang, Banten

Teropongistana.com, Pandeglang, Banten — Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi NasDem, Arif Rahman, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama para dewan guru SMK Walisongo Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (04/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program MPR RI untuk menanamkan dan memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan tenaga pendidik.

Dalam kegiatan tersebut, Arif Rahman menegaskan pentingnya empat pilar sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda. Dengan memahami dan menginternalisasi nilai-nilai empat pilar, para pendidik dapat menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada peserta didik di sekolah,” ujar Arif Rahman di hadapan para guru.

Politisi NasDem asal Banten ini juga menekankan bahwa di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi, pendidikan karakter menjadi kunci untuk menjaga identitas bangsa. Ia mengajak seluruh tenaga pendidik agar tidak hanya fokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan moral dan wawasan kebangsaan siswa.

“Tantangan ke depan bukan hanya pada aspek ekonomi atau teknologi, tetapi juga pada ketahanan ideologi bangsa. Di sinilah peran guru menjadi sangat strategis untuk menanamkan nilai kebangsaan agar generasi kita tidak kehilangan jati diri,” imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Para guru menyampaikan pandangan serta harapan agar kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi kalangan tenaga pendidik di wilayah pelosok.

Arif Rahman menutup kegiatan dengan mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui peran aktif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Empat Pilar bukan sekadar hafalan, tetapi harus dihidupkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Jika nilai-nilai ini benar-benar tertanam, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, dan bermartabat,” tutupnya.

Dyt

Baca Lainnya

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

16 April 2026 - 22:08 WIB

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari

16 April 2026 - 19:08 WIB

Ombudsman Tegaskan Pembatasan Bbm Subsidi Harus Pertimbangkan Mayoritas
Trending di Hukum