Menu

Mode Gelap
CBA Soroti Mutasi Masal di RSUD Dr Koesma Tuban, Ada Apa CBA Soroti Tantiem Direksi dan Desak Pertamina Pecat Manajemen Pesona Sania Clarissa, Libero Gemoy Popsivo yang Bikin Lawan Frustrasi Negara Absen Enam Tahun, GMBI Lebak Buka Donasi untuk Warga Cigobang RW 12 Kelurahan Manggarai Gelar Musrenbang 2026, Tiga Usulan Utama Diterima Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp 100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

Nasional

Kemenag Anugerahkan Harmony Award 2025


					Kemenag Anugerahkan Harmony Award 2025 Perbesar

Teropongistana, Jakarta  – Kementerian Agama kembali menganugerahkan Harmony Award 2025 kepada Pemerintah Daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dinilai paling berhasil menjaga kerukunan—atau setidaknya paling sukses mencegah konflik meledak di tahun politik penuh eksperimen ini.

Penghargaan tersebut diklaim sebagai bukti bahwa era Prabowo adalah fase paling harmonis dalam sejarah republik, menurut versi Kemenag, dan tentu saja berdasarkan indikator yang disusun oleh Kemenag sendiri.

Menag: Ini Tahun Paling Harmonis

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa 2025 adalah “tahun indeks harmoni tertinggi sepanjang sejarah.” Ia tidak menjelaskan bagaimana metodologinya, namun memastikan bahwa data tersebut sudah final, objektif, dan tidak dapat diganggu gugat—bahkan oleh realitas.

“Kerukunan itu penting. Tanpa harmoni, kita tidak bisa membangun apa pun. Dan tanpa kerja keras kita semua, indeks ini tidak mungkin setinggi ini. Jadi mari syukuri. Kalau ada yang merasa tidak rukun, berarti belum baca datanya,” ujarnya tegas di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Menag menambahkan bahwa toleransi bukanlah menyamakan perbedaan atau memisahkan kesamaan, tetapi menjaga kemesraan di tengah perbedaan. Pernyataan itu mendapat tepuk tangan meriah, sebagian karena hadirin sepenuhnya setuju, sebagian lagi karena sadar kamera sedang menyorot.

Ia kemudian menutup pidato dengan filosofi kebanggaannya:
“Jika kita semua seratus persen beragama dan seratus persen Indonesia, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni.”
Pernyataan tersebut dilaporkan masuk nominasi Kutipan Paling Optimistis 2025.

Sekjen Kemenag: Harmony Award Adalah Pengakuan Sekaligus Pengingat

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa Harmony Award bukan hanya simbol, tetapi “pengakuan atas kerja nyata,” sekaligus pengingat halus bahwa kerukunan harus tetap dipertahankan—apalagi ketika tensi politik naik turun lebih cepat dari harga beras.

Ia memaparkan bahwa penilaian dilakukan melalui instrumen skoring, dokumen, indeks kerukunan tahun-tahun sebelumnya, jejak penanganan konflik, serta visitasi ke 18 lokasi. Penilaian diharapkan obyektif, meski beberapa daerah dilaporkan mendadak mengecat ulang pagar rumah ibadah sehari sebelum tim penilai datang.

Partisipasi tahun ini mencapai angka spektakuler:

  • 31 dari 38 Pemda Provinsi
  • 328 dari 514 Pemda Kabupaten/Kota
  • 35 dari 38 FKUB Provinsi
  • 400 dari 512 FKUB Kabupaten/Kota

“Kami percaya kolaborasi seperti ini akan membawa Indonesia lebih harmonis. Minimal sampai evaluasi tahun depan,” ujarnya.

Daftar Penerima Harmony Award 2025

(Pengumuman ini sepenuhnya resmi, meskipun reaksi warganet mungkin tidak demikian)

A. Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik

Tingkat Provinsi

  1. DKI Jakarta
  2. Jawa Tengah
  3. DI Yogyakarta

Tingkat Kabupaten

  1. Mimika
  2. Ciamis
  3. Malang

Tingkat Kota

  1. Semarang
  2. Surakarta
  3. Manado

B. Pemerintah Daerah dengan Komitmen Anggaran Kerukunan Terbesar

  1. Provinsi Kalimantan Timur – Rp1 miliar
  2. Kabupaten Minahasa – Rp4,875 miliar
  3. Kota Bekasi – Rp2,4 miliar

Para penerima kategori ini dinilai paling berani mengalokasikan anggaran kerukunan, meskipun beberapa daerah mengaku baru sadar bahwa angka tersebut juga harus dipertanggungjawabkan.

C. FKUB Inspiratif

  1. FKUB Provinsi Sulawesi Selatan
  2. FKUB Kabupaten Mimika
  3. FKUB Kota Jakarta Selatan

D. Kanwil Kemenag Penggerak Kerukunan

  1. Kanwil Kemenag Jawa Tengah
  2. Kanwil Kemenag DI Yogyakarta

Dalam penutup acara, Kemenag menyampaikan harapan bahwa Harmony Award 2025 dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat kerukunan. Sebagian peserta mengangguk penuh semangat, sebagian lagi mencatat hal-hal penting seperti “pastikan cat pagar selesai sebelum tim visitasi datang.” (Stn)

Baca Lainnya

CBA Soroti Mutasi Masal di RSUD Dr Koesma Tuban, Ada Apa

14 Januari 2026 - 11:43 WIB

Cba Soroti Mutasi Masal Di Rsud Dr Koesma Tuban, Ada Apa

CBA Soroti Tantiem Direksi dan Desak Pertamina Pecat Manajemen

14 Januari 2026 - 09:22 WIB

Inilah Update Daftar Harga Bbm Pertamina Terkini Per 17 April 2025 Di Spbu Seluruh Wilayah Indonesia. Pada Pekan Ketiga Di Bulan April 2025, Apakah Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga Bbm? Dilansir Dari Laman Resmi Mypertamina, Sebelumnya Terdapat 5 Bbm Yang Turun Harga. Di Antaranya Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Termasuk Pertamax. Perlu Diketahui Kenaikan Atau Penurunan Harga Bbm Tersebut Mengacu Pada Tren Harga Rata-Rata Minyak Dunia Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar As. Kebijakan Penyesuaian Harga Juga Atas Kewenangan Pertamina. Untuk Memastikan Apakah Ada Perubahan Harga, Anda Bisa Mengecek Update Daftar Harga Bbm Terkini Secara Berkala. Selain Itu, Harga Bbm Ini Bisa Beda-Beda Di Setiap Wilayah Di Indonesia. Lalu, Bagaimana Dengan Harga Bbm Lainnya Seperti Solar Dan Pertalite ? Berikut Simak Selengkapnya Update Daftar Harga Bbm Pertamina Terbaru Untuk Seluruh Indonesia Pada Hari Ini Kamis 17 April 2025, Dilansir Dari Mypertamina.id. Provinsi Aceh  Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Free Trade Zone (Ftz) Sabang Pertamax: Rp 11.800 Dexlite: Rp 12.750  Provinsi Sumatera Utara Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sumatera Barat Pertamax: Rp 13.050 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500  Provinsi Riau Pertamax: Rp 13.050 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500  Provinsi Kepulauan Riau Pertamax: Rp 13.050 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500 Free Trade Zone (Ftz) Batam Pertamax: Rp 11.900 Pertamax Turbo: Rp 12.850 Dexlite: Rp 12.900 Pertamina Dex: Rp 13.200  Provinsi Jambi Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Bengkulu Pertamax: Rp 13.050 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500  Provinsi Sumatera Selatan Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Bangka Belitung Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Lampung Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Dki Jakarta Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Banten Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Jawa Barat Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Jawa Tengah Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Di Yogyakarta Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Jawa Timur Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Bali Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Nusa Tenggara Barat Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900  Provinsi Nusa Tenggara Timur Pertamax: Rp 12.500 Pertamax Turbo: Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.250 Dexlite: Rp 13.600 Pertamina Dex: Rp 13.900 Solar Non-Subsidi: Rp 13.500  Provinsi Kalimantan Barat Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Kalimantan Tengah Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900  Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Kalimantan Selatan Pertamax: Rp 13.050 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500  Provinsi Kalimantan Timur Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Kalimantan Utara Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sulawesi Utara Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Gorontalo Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sulawesi Tengah Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sulawesi Tenggara Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sulawesi Selatan Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900  Pertamina Dex: Rp 14.200  Provinsi Sulawesi Barat Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200.  Provinsi Maluku Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Maluku Utara Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Pertamax: Rp 12.800 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Barat  Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200.  Provinsi Papua Selatan Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Pegunungan Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Tengah Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Tengah Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900.  Provinsi Papua Barat Daya Pertamax: Rp 12.800 Dexlite: Rp 13.900 Pertamina Dex: Rp 14.200. Nah, Itulah Daftar Harga Bbm Terbaru Di Spbu Pertamina Di Seluruh Wilayah Di Indonesia. Pada April 2025 Di Jawa Barat, Terdapat 5 Bbm Yang Turun Harga, Di Antaranya: • Pertamax : Rp12.500/Liter Sebelumnya Harga Pertamax Rp 12.900/Liter Turun Harga Rp 400/Liter. • Pertamax Green : Rp13.250/Liter Sebelumnya Rp 13.700/Liter Turun Harga Rp 450/Liter. • Pertamax Turbo : Rp13.500/Liter Sebelumnya Rp 14.000/Liter Turun Harga Rp 500/Liter. • Dexlite : Rp13.600/Liter Sebelumnya Rp 14.300/Liter Turun Harga Rp 700/Liter. • Pertamina Dex : Rp13.900/Liter Sebelumnya Rp 14.600/Liter Turun Harga Rp 700/Liter. Sedangkan Bbm Lainnya Tidak Mengalami Perubahan Harga Termasuk Harga Pertalite Dan Bio Solar. Untuk Harga Pertalite Dan Solar Tidak Mengalami Perubahan Harga Sejak Tahun 2022 Lalu. Kini, Harga Pertalite Masih Dibanderol Rp 10.000 Per Liter Dan Solar Rp 6.800.

Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp 100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

13 Januari 2026 - 23:16 WIB

Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp 100 Miliar Dan Berpotensi Mark Up
Trending di Nasional