Menu

Mode Gelap
Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita 1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka Peristiwa Memalukan! Formappi: Sosialisasi 4 Pilar MPR Hanya Rutinitas Kosong Beban Operasional Mencekik, DPR Desak Penyesuaian Harga Solar Nelayan

Nasional

Apresiasi Pembangunan Al Khoziny, Komisi VIII Harap Penataan Pesantren Berlanjut


					Apresiasi Pembangunan Al Khoziny, Komisi VIII Harap Penataan Pesantren Berlanjut Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, mengapresiasi langkah pemerintah membangun kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia menilai pembangunan tersebut menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pesantren, namun berharap proses penataan lembaga pendidikan Islam itu tetap dilanjutkan.

“Kami mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam proses pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny. Ini menunjukkan keberpihakan dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan pesantren di Indonesia. Namun kami juga berharap proses penataan pesantren masih tetap berlanjut,” kata Maman, Jumat (12/12/2025).

Sebelumnya, pemerintah memutuskan merekonstruksi kembali Pesantren Al Khoziny yang sempat ambruk. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menghadiri prosesi groundbreaking rekonstruksi pesantren tersebut pada Kamis (11/12/2025).

Bangunan baru pesantren akan dibangun di atas lahan seluas 4.100 meter persegi di Jalan Siwalan Panji II, Buduran, Sidoarjo. Rencana pembangunan meliputi gedung asrama lima lantai, sarana pendidikan, serta masjid yang ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Maman menyebut proses pembangunan kembali Al Khoziny sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memastikan penataan infrastruktur pesantren yang melibatkan Kemenko PM, Kementerian Agama, Kementerian PU, serta kementerian dan lembaga lain di pusat maupun daerah.

“Pemantauan, pengawasan, dan pelaksanaan penataan pesantren sangat membutuhkan dukungan semua pihak agar pesantren menjadi tempat yang aman dan layak untuk menimba ilmu,” ujarnya.

Baca Lainnya

Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang

12 Mei 2026 - 17:32 WIB

Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti Tni Di Pandeglang

Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik

12 Mei 2026 - 17:13 WIB

Dolar Tembus Rp17.500, Baranusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik

Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita

12 Mei 2026 - 16:56 WIB

Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita
Trending di Nasional