Menu

Mode Gelap
IPSM Kabupaten Lebak Peringati HUT ke-51, Wabup Dorong Dukungan Anggaran untuk Pekerja Sosial Polda Banten Sita Ribuan Bungkus Rokok Tanpa Cukai, Tiga Terduga Pelaku Diringkus Investasi PT Kristalin Ekalestari Berdampak Baik Pembangunan dan Ekonomi Warga Tragedi Bekasi Timur: BUMN Harus Utamakan Keselamatan & Pelayanan, Bukan Sekadar Keuntungan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU: BaraNusa Minta Polri Panggil Menteri ESDM dan Dirut PLN Peradi Profesional Jalin Kerjasama Strategis dengan Singapore Probono dan NYC Bar, Kembangkan Budaya Probono di Indonesia

News

Hewan Ternak Jadi Sasaran Buaya di Patia


					Hewan Ternak Jadi Sasaran Buaya di Patia Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Warga Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten mengaku merasa resah karena keberadaan buaya yang ada di sungai Cilemer. Pasalnya buaya kerap memangsa ternak milik warga yang berada di bantaran sungai.

Kepala Desa Surianeun Muhammad Rizali Assukron mengatakan keberadaan buaya membuat warga resah karena ini akan menjadi ancaman buat warga yang melakukan aktivitas di bantaran sungai Cilemer. Apa lagi banyak warga Surianeun yang mengais rezeki disekitaran sungai sehingga sangat menganggu aktivitas warga.

Baca juga : Rizal Firdaus Dinilai Potensial Menjadi Bupati Pandeglang

“Kalau untuk himbauan atau peringatan sudah saya sampaikan kepada warga agar tetap waspada saat melakukan aktivitas di bantaran sungai,” ungkap Kades, Rabu (4/5).

Ia menjelaskan, dua hari yang lalu buaya muncul dan menggegerkan warga, meski menjadi tontonan namun banyak warga mengaku resah dengan keberadan hewan reptil tersebut. Keresahan itu bukan tanpa alasan sebab banyak ternak warga yang sudah jadi masa buaya, oleh karena itu pihaknya berharap ada bantuan untuk melakukan evakuasi buaya dari sungai Cilemer agar warga disini tidak merasa resah.

“Hewan ternak menjadi sasaran dari buaya ini, maka kami ingin ada petugas dari pemkab Pandeglang atau Provinsi Banten supaya bisa melakukan penangkapan buaya yang naik dari sungai Cilemer,” harapnya.

Herman warga Desa Surianeun berharap pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau instansi mana saja yang bisa menjalankan tugas dalam mengevakusi buaya agar segera turun ke lokasi. Sebab adanya hewan Reptil itu sudah meresahkan dan ancaman bagi warga.

“Saya minta pemerintah daerah bisa memberikan solusi supaya warga tidak merasa cemas dan terancam,”harapnya. (Red)

Baca Lainnya

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat dari Jadwal

2 Juli 2026 - 15:23 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat Dari Jadwal

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama
Trending di Headline