Menu

Mode Gelap
Tiang Wifi Menjamur Tanpa Izin, Fiber Net Dilaporkan ke Polda Banten AS dan Iran Disebut Hampir Capai Kesepakatan, DPR: Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia Hadir di Tanah Adat, Bulog Pastikan Pangan Tersedia Jelang Tradisi Mangkir 3 kali Panggilan,Terpidana Pencucian Uang Akhirnya Ditangkap Kajari Jakpus Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya Front Mahasiswa Anti Korupsi Desak KPK Periksa Wali Kota Samarinda Terkait Anomali Anggaran Mobil Dinas

Nasional

WAJIB BACA…!Ombudsman Jakarta Raya Minta Pemkot Depok Selesaikan Masalah SDN 1 Pondok Cina


					WAJIB BACA…!Ombudsman Jakarta Raya Minta Pemkot Depok Selesaikan Masalah SDN 1 Pondok Cina Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Sekolah Dasar Negeri Pondok Cina 1 ramai diperbincangkan setelah video yang memperlihatkan akses masuknya terhalang pembangunan trotoar Jalan Margonda Raya viral di media sosial. Belakangan diketahui, pengerjaan trotoar itu memang sengaja dilakukan dan telah sesuai dengan rencana kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang akan menggusur gedung SDN Pondok Cina 1 untuk diubah Menjadi Masjid Agung.

Hal tersebut membuat Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan buka suara. Menurut Dedy, sebelum pembuatan Masjid Agung, Pemkot Depok harus menyelesaikan dulu secara tuntas masalah terkait SDN 1 Pondok Cina. Kata Dedy, Pemkot Depok harus melihat persoalan ini dengan menyeluruh dengan memperhatikan peraturan yang ada serta kondisi sosiologis.

“Saya meminta atensi agar Pemkot Depok menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan yang terjadi terkait Relokasi yang akan dilakukan terhadap SDN 1 Pondok Cina. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, khususnya terkait proses belajar mengajar siswa siswi SDN 1 Pondok Cina, jangan sampai melakukan pembangunan tetapi mengabaikan hak-hak pelayanan publik lainnya,” kata Kepala Ombudsman Dedy Irawan melalui pernyataanya, Minggu (11/12).

Baca juga : BERJALAN KAH…!!!Ombudsman RI Membatasi Regulasi Distribusi BBM

Dijelaskan Dedy, pihaknya mendorong agar Pemkot Depok untuk serius menyikapi persoalan ini dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang humanis. Kata Dedy, bukan hanya pendekatan peraturan dan kebijakan dengan orang tua siswa sehingga tidak menimbulkan resistensi dan pro kontra di masyarakat.

“Saat ini masalah ini terus bergulir terus, saya meninta Pemkot Depok dan Jajarannya tidak terlalu terburu buru mengambil keputusan. Harus dipikirkan secara matang akibat dan dampak yang terjadi sehingga bisa diterima oleh semua pihak khususnya orang tua siswa SDN 1 Pondok Cina Kota Depok,” tegas Dedy.

Untuk diketahui, saat ini Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya telah menerima laporan dari masyarakat. Mereka juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap laporan tersebut.

Sebelumnya, viral di media sosial Sekolah Dasar Negeri Pondok Cina 1 yang memperlihatkan akses masuknya terhalang pembangunan trotoar Jalan Margonda Raya. Ternyata, pengerjaan trotoar itu memang sengaja dilakukan dan telah sesuai dengan rencana kerja Pemkot Depok. Pasalnya untuk mengubah gedung SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid. (Nanang)

Baca Lainnya

AS dan Iran Disebut Hampir Capai Kesepakatan, DPR: Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia

18 April 2026 - 10:31 WIB

As Dan Iran Disebut Hampir Capai Kesepakatan, Dpr: Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia

Mangkir 3 kali Panggilan,Terpidana Pencucian Uang Akhirnya Ditangkap Kajari Jakpus

17 April 2026 - 23:08 WIB

Mangkir 3 Kali Panggilan,Terpidana Pencucian Uang Akhirnya Ditangkap Kajari Jakpus

Bukan Koruptor, Tapi Korban Permainan Elit

17 April 2026 - 17:02 WIB

Bukan Koruptor, Tapi Korban Permainan Elit
Trending di News