Menu

Mode Gelap
Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU

News

Logo Musywil ke 13 Muhammadiyah Ini Maknanya


					Logo Musywil ke 13 Muhammadiyah Ini Maknanya Perbesar

Teropongistana.com Medan – Logo Musywil 13, Muhammadiyah dan Aisyiyah sudah menjadi penandaa utama akan berlangsung perhelatan akbar Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumatera Utara di Kota Padang Sidempuan, 17-19 Februari 2023. Logo Musywil ke 13 yang memiliki bentuk seperti buah salak memberi inspirasi bahwa gerakan Muhammadiyah 5 tahun ke depan ditentukan dari kota dingin ini.

Banyak program-program strategis Muhammadiyah yang akan dirumuskan di sini. Diharapkan rumusan yang kemudian ditanfidzkan menjadi kerja-kerja selama tahun itu akan menjadi kekuatan Muhammadiyah di daerah ini.

Makna dari logo Musywil ke 13 Muhammadiyah yang didesain oleh tim kreatif Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Ryan 7 Habib itu menggunakan empat warna dominan. Apa sesungguhnya makna logo itu?

Baca juga : Aktivis Muhammadiyah Pemerintah Tertibkan Tambang Batubara di Jambi, Ternyata Begini Bahayanya

1. Warna kuning menggambarkan kejayaan yang memberikan energy dan kecerahan seperti sinar matahari.
2. Warna jingga menggabarkan sikap optimisme perjalanan, kemampuan dan kekuatan bersosialisasi.
3. Warna biru menggambarkan sikap bertanggungjawab yang dapat dihandalkan.
4. Warna hijau menggambarkan kesehajteraan dan kemakmuran.
5. Warna putih menggambarkan dalam pemikiran Islam dan dakwah.
6. Logo Muhammadiyah menggambarkan satu kekuatan besar dan pelaksanaan Musywil itu sendiri.
7. Angka 13 yang membentuk buah salak yang memiliki satu kuncup yang menggambarkan keutuhan dan kesatuan serta spirit bermusyawarah.
8. Kulit salak yang berlapis kuat, menggambarkan spirit kebersamaan dan saling merangkut untuk kemajuan bersama. (Hendro)

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News