Menu

Mode Gelap
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka Kasus MBG Ikhyar Velayati : MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja LHKPN Dua Pejabat Kemendag Disorot, Muncul Nama Mereka di Kasus Suap Blueray Cargo Disekap dan Dianiaya 3 Tahun, Matahukum: Negara Wajib Lindungi Korban, Tangkap Pelaku Sekarang CBA Sebut Penyidikan KPK di Bea Cukai Janggal, Diduga Lindungi Jaringan Mafia Semakin Kencang Wacana Dua Periode, Ruang Bersaing Figur Koalisi Menuju 2029 Makin Sempit

News

GMNI Desak APH Periksa BPJN Banten Soal Pemeliharaan Jalan Berlubang di Pandeglang


					Keterangan foto : DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi, Senin (3/4/2023) Perbesar

Keterangan foto : DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi, Senin (3/4/2023)

TeropongIstana.com JAKARTA – Terkait banyaknya pemeliharaan jalan raya Sodong, Cisata menyebabkan orang luka atau terjatuh. Hal tersebut disoroti oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI-red) Kabupaten Pandeglang.

“Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC-GMNI) Kabupaten Pandeglang mengecam keras tindakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN BANTEN) yang diduga ada unsur kesengajaan dan pembiaran terhadap jalan berlubang yang mengakibatkan salah satu kader GMNI mengalami kecelakaan tunggal,” kata Ketua DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi melalui pernyataanya, Senin (3/4/2023).

Baca juga : GMNI Pandeglang Memperingati DISNATALIS ke 69 Tahun, Berikut Temanya

Lebih lanjut, kata Afandi, pihaknya nmengatakan bahwa harus ada pemeriksaan lebih lanjut dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dengan banyaknya kecelakaan yang terjadi akibat jalan nasional yang berlubang.

Kata Apandi, Floating anggaran untuk pemeliharaan anggaran jalan nasional sudah ada tetapi pelaksanaan dari pemeliharaan terkesan lambat dan masih banyak terdapat jalan yang penuh lubang.

“Seharusnya untuk memperbaiki jalan yang berlubang harus segera diperbaiki jangan ini lubang diyang digali terus ditinggal belum diperbaiki sehingga mengakibatkan mengguna jalan kecelakaan. Apalagi cuaca yang sering Hujan sehingga jalan yang berlubang tidak terlihat,” jelas Afandi.

“Kader kami yang bernama Andi Rustandi mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu malam tepatnya dijalan raya Sodong sehingga perlu mendapatkan perawatan di PKM Puskesmas Cisata dan harus dijahit karena mengalami banyak pendarahan,” sebut Afandi lagi. (Wawan)

Baca Lainnya

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​
Trending di News