Menu

Mode Gelap
Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU

News

Ambruk Dahulu, Baru Ingat Ada Standar Konstruksi Bangunan


					Ambruk Dahulu, Baru Ingat Ada Standar Konstruksi Bangunan Perbesar

Teropongistana.com, Jakarta – Musibah ambruknya bangunan di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang menelan korban jiwa, rupanya berhasil menyadarkan banyak pihak bahwa gedung pesantren ternyata butuh standar konstruksi, bukan sekadar doa dan gotong royong semen 3 sak.

Menteri Agama Nasaruddin Umar pun langsung turun tangan. Tak tanggung-tanggung, bantuan Rp610 juta digelontorkan. Angka yang membuat sebagian orang bergumam, “Andai saja standar bangunan ditegakkan dari awal, mungkin jumlah itu bisa jadi dana renovasi, bukan dana tanggap darurat.”

Dalam pidatonya, Menag menegaskan akan merumuskan aturan agar pembangunan pesantren tidak lagi sekadar hasil musyawarah tukang kampung plus restu kyai, tapi juga harus mengikuti aturan konstruksi yang berlaku. Sebab, selama ini, bangunan pesantren lebih sering berdiri atas nama iman, lalu roboh karena lupa pondasi.

“Kita akan segera berkoordinasi dengan para ahli bangunan,” kata Menag, sambil menyiratkan bahwa ternyata kementeriannya baru sadar kalau insinyur sipil memang punya pekerjaan.

Sementara itu, warga sekitar menyambut baik kehadiran rombongan pejabat yang datang bak kafilah bantuan. “Biasanya kami cuma dengar standar halal dan standar haji. Sekarang ada tambahan: standar bangunan. Alhamdulillah,” ujar salah satu wali santri.

Musibah ini setidaknya mengingatkan semua pihak: doa memang penting, tapi kayu keropos dan semen oplosan tidak bisa dilawan hanya dengan istighfar. (Kei)

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News