Menu

Mode Gelap
Sekda Papua Tengah Tegaskan TPP Berbasis Kinerja dan Perkuat Akuntabilitas ASN dalam Apel Pagi Rumah Bintoro Digembok Paksa Kurator, Anak-Istrinya Terkurung sejak April 2025 Komisi I DPR Soroti Penutupan Selat Hormuz, Minta Pemerintah Amankan Kapal Pertamina Hebat! Kasus Korupsi di Kalbar, Uang Tunai Rp115 Miliar Berhasil Diamankan Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan PFM Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu

News

Pastikan Hadir di KTT G20, PM Albanese: G20 Sangat Penting


					Pastikan Hadir di KTT G20, PM Albanese: G20 Sangat Penting Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Presiden Joko Widodo secara langsung mengundang Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese untuk hadir pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, bulan November 2022 mendatang. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima kunjungan resmi PM Albanese di Istana Kepresidenan Bogor, pada Senin, 6 Juni 2022.

“Saya berharap, Perdana Menteri Albanese dapat hadir dalam KTT G20 di bulan November di Bali,” ujar Presiden dalam pernyataan pers bersama PM Albanese.

PM Albanese sendiri memastikan bahwa dirinya akan hadir mengikuti KTT para pemimpin G20 di Bali tersebut. PM Albanese menilai bahwa pekerjaan G20 sangat penting di saat ketidakpastian ekonomi global saat ini.

“Hari ini, saya memberi tahu Presiden Widodo bahwa saya akan menghadiri KTT para pemimpin G20 di Bali pada bulan November. Saya melakukannya, karena pekerjaan G20 sangat penting pada saat ketidakpastian ekonomi global ini dan dengan bekerja sama dengan Indonesia, kita akan paling efektif mengatasi banyak tantangan yang kita hadapi dalam menavigasi pemulihan ekonomi global pasca-Covid,” ujar PM Albanese.

Baca juga: Bertemu KPU, Presiden Jokowi Sampaikan Enam Arahan Terkait Pemilu 2024

Lebih lanjut, PM Albanese menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo untuk membantu mewujudkan KTT G20 yang sukses. Menurutnya, Indonesia berada di jalur untuk menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar di dunia.

“Revitalisasi hubungan perdagangan dan investasi kami adalah prioritas bagi pemerintah saya. Dan karena itulah kami berencana bekerja sama dengan Indonesia untuk merealisasikan potensi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Australia,” imbuhnya.

Sebelumnya, kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral dan membahas berbagai isu, baik isu bilateral maupun kawasan dan dunia. Untuk isu kawasan dan dunia, Presiden Jokowi dan PM Albanese antara lain melakukan tukar pikiran mengenai perang di Ukraina, kerja sama Indo-Pasifik, dan penguatan kemitraan pembangunan di Pasifik.

“Secara umum, saya menyampaikan kembali posisi konsisten Indonesia bahwa hubungan baik kedua negara dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian dan kemakmuran kawasan. Untuk itu, prinsip-prinsip dan hukum internasional harus dipatuhi secara konsisten,” kata Presiden Jokowi.

_”Strategic competition_ di kawasan perlu dikelola dengan baik untuk menghindari terjadinya konflik terbuka. Budaya damai dan _strategic trust_ perlu terus diperkuat. Kita juga sepakat untuk memperkuat kemitraan di Pasifik terutama di bidang iklim, perikanan, dan pertanian,” tandasnya.

Baca Lainnya

Sekda Papua Tengah Tegaskan TPP Berbasis Kinerja dan Perkuat Akuntabilitas ASN dalam Apel Pagi

20 April 2026 - 10:35 WIB

Sekda Papua Tengah Tegaskan Tpp Berbasis Kinerja Dan Perkuat Akuntabilitas Asn Dalam Apel Pagi

Rumah Bintoro Digembok Paksa Kurator, Anak-Istrinya Terkurung sejak April 2025

20 April 2026 - 10:19 WIB

Rumah Bintoro Digembok Paksa Kurator, Anak-Istrinya Terkurung Sejak April 2025

Hebat! Kasus Korupsi di Kalbar, Uang Tunai Rp115 Miliar Berhasil Diamankan

20 April 2026 - 09:07 WIB

Hebat! Kasus Korupsi Di Kalbar, Uang Tunai Rp115 Miliar Berhasil Diamankan
Trending di Hukum