Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

News

DPRD Lebak Sebut Perbaikan Jembatan Salahaur By Pass Asal-asalan


					DPRD Lebak Sebut Perbaikan Jembatan Salahaur By Pass Asal-asalan Perbesar

TEROPONGISTANA.COM LEBAK – Anggota Komisi IV DPRD Rusak Kembali, H. Eko Prihandono Pertanyakan Penanganan Jemabatan Salahaur- By Pass, Kabupaten Lebak H. Eko Prihadiono mempertanyakan penanganan Jembatan Salahaur- By Pass, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Salahaur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten yang dinilai terkesan dikerjakan asal -asalan. Pasalnya, tidak lama diperbaiki, kondisi jalan tersebut sudah rusak kembali.

“Kalau jalan itu diperbaiki sesuai Spek, mungkin jalan atau jembatan itu akan bertahan lama dan tidak cepet rusak. Saya perkirakan belum juga satu tahun diperbaiki, tapi jalan sudah rusak parah lagi. Menurut saya perbaikan ini terkesan asal asalan, “tegas H. Eko Prihadiono kepada awak media, Jumat (18/2).

Baca juga : Wakil Bupati Lebak Respon Laporan Pospera Terkait Pencaplokan Tanah Warga Wanasalam

Kata Politisi dari Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya sebagai pengawasan di Daerah Kabupaten Lebak tentu menghawatirkan kondisi jalan Salahaur- By Pass tersebut.

Karena, kata ia, selain akan menimbulkan kemacetan, itu juga dikhawatirkan akan mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara.

“Terjadi kemacetan tentu, sudah pasti. Karena pengendara harus berhati – hati ketika melintas di jalan tersebut. Namun, yang saya lebih khawatirkan lagi, kondisi jalan rusak parah itu khawatir mengakibatkan kecelakaan,” ujar H. Eko.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Jembatan Salahaur- By Pass tersebut di perbaiki secara total. Selain itu, ia juga meminta agar pihak pemborong atau perencana pembangunan jembatan tersebut harus membuat perencanaan yang secara matang dan total.

“Pekerjaan itu tentunya harus matang. Namun pada intinya, jika pemborong itu sesuai spek tidak mungkin rusak lagi rusak lagi, ya lebih awet,” tegasnya.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News