Menu

Mode Gelap
Resmikan Posbakum se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, Menkum Tekankan Penyelesaian Hukum Secara Adat Pemagangan Nasional dan Ketidakpastian Kerja Patroli Samapta Polda Papua Barat Daya Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Alat Berat di Sorong Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pembangunan Papua Tengah Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

Nasional

BPI KPNPA RI Minta Mendag Tekan Harga Kebutuhan Pokok Agar Terjangkau


					BPI KPNPA RI Minta Mendag Tekan Harga Kebutuhan Pokok Agar Terjangkau Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ,( BPI KPNPA RI ) melalui Tubagus Rahmad Sukendar meminta Kementeran Perdagangan dapat menekan harga sembilan bahan pokok menjelang bulan ramadan dan idul fitri. Hal ini ditegaskan Sukendar, mengingat harga Bahan Pokok dibeberapa daerah masih ada yang tinggi tidak sama dengan daerah yang lain nya.

“Banyaknya kartel-kartel mafia pangan yang terjadi di Indonesia tentu sangat dibutuhkan adanya ketegasan dari Kemendag dalam menekan harga sembilan bahan pokok di masyarakat dan keberadaan Satgas Pangan Polri yang bergerak cepat pro aktif untuk melakukan sidak pengecekan ke gudang-gudang serta pasar pasar modern dan tradisional sangat membantu masyarakat dalam keberadaan stok sembako di pasaran.”ucap Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar

“Satgas Pangan Polri sangat dibutuhkan dalam penindakan dan penekanan terhadap pemain atau kartel-kartel mafia pangan, tentu dengan adanya Satgas Pangan Polri yang telah bergerak cepat dan bekerja keras. Mereka harus terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di masyarakat agar harga-harga tetap stabil,” ungkap Tubagus Rahmad Sukendar – Ketum BPI KPNPA RI kepada awak media, Rabu (30/3).

Baca juga : Bersembunyi 13 Tahun, Terpidana Korupsi PT Sinar Kakap Diringkus Tim Kejagung

Dijelaskan Sukendar, Keberadaan Satgas mafia pangan Polri sangat bermanpaat dan mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat , Satgas Pangan Polri bisa tegas dalam mengawal harga kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan yang biasa merangkak harga-harga menjelang Ramadhan agar tidak boleh melambung terlalu tinggi peran dari Satgas Pangan jelas diperlukan dalam mengawasi harga-harga kebutuhan pokok.

“Satgas Pangan Polri harus bekerja keras dan maksmal, mereka harus bisa berinergi dengan Bulog agar bisa menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok agar tak melambung tinggi,” ujar Tb Rahmad Sukendar.

Sukendar berharap, Kemendag dan Bulog juga jangan diam saja dan harus bisa berkolaborasi dalam menjaga serta mengamankan distribusi sembako sekaligus juga dapat menekan harga agar dapat terjangkau masyarakat serta tidak ada kenaikan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat

Diketahui, bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada anggotanya untuk mengasah kepekaan terhadap kondisi masyarakat saat ini.

Menurut mantan Kapolda Banten tersebut, Polri melalui Satgas Pangan terus melakukan tindakan pencegahan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga minyak goreng hingga daging menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

“Kita apresiasi kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran yang sudah berhasil mengamankan Stok Pangan dapat terkendali Aman sekaligus juga bisa menjaga Stabilitas Harga sembako Jelang bulan Ramadhan tidak ada kenaikan.”terang Sukendar.

Baca Lainnya

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

18 Mei 2026 - 20:30 WIB

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang Dan Industri Pertahanan

Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren

18 Mei 2026 - 18:24 WIB

Data Tunjukkan Tren Meningkat, Iyac Desak Reformasi Sistem Perlindungan Di Pesantren
Trending di Nasional