Menu

Mode Gelap
Patroli Samapta Polda Papua Barat Daya Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Alat Berat di Sorong Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pembangunan Papua Tengah Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren BPA Fair 2026 Dibuka, Kejagung: Bukti Transparansi dan Pendapatan Negara Meningkat

News

Buntut Kebakaran Kios Komplek Mutiara Garuda, Kuasa Hukum Sebut Ada Conflict Of Interest


					Buntut Kebakaran Kios Komplek Mutiara Garuda, Kuasa Hukum Sebut Ada Conflict Of Interest Perbesar

TEROPONGISTANA.COM TANGERANG – Buntut pasca kebakaran sejumlah kios di Komplek Mutiara Garuda Teluknaga Kabupaten Tangerang, Kuasa Hukum developer Halim Darmawan menegaskan terdapat indikasi cemburu sosial pengelolaan aktivitas komersil di area depan kawasan perumahan hingga membuat conflict of interst atau konflik kepentingan.

“Situasi musibah kebakaran kemarin yang dibuat lebar persoalan indikasinya akibat cemburu sosial pengelolaan aktivitas komersil sehingga upaya membuat conflict of interst,” kata Halim kepada wartawan, Jumat (8/4/2022).

Pasalnya, ia katakan musibah kebakaran di kios area Blok D5 beberapa waktu silam bukan berduka terhadap pelaku usaha yang mengalami kerugian, malah seakan coba diplintir pihak tertentu bahwa menuding kesalahan developer membuat kios tanpa instalasi listrik.

“Perlu di klarifikasi bahwa murni pihak kami developer tidak pernah terlibat urusan pemasangan listrik kios. Kami hanya menyediakan tempat bagi pelaku perniagaan, kemudian kami juga dengan jelas secara tertulis maupun lisan menerangkan untuk pelaku yang menempati agar memasang instalasi listrik sesuai prosedur PLN,” ujar Halim.

Baca juga : Penjelasan Kuasa Hukum Warga Desa Cikupa Tangerang Soal Pengosongan Lahan

Selanjutnya, Halim menyampaikan klarfikasi kedua terkait site plan, bahwa pihak developer mengaku sudah sesuai untuk aktivitas komersil. Namun, ia mengaku pihak developer tengah melaksanakan proses revisi site plan ke instansi terkait untuk penyempurnaan kondisi saat ini.

“Klarifikasi yang kedua mengenai site plan, bahwa developer sudah tepat membangun fasilitas aktivitas komersil. Kemudian, perlu diketahui juga pihak developer sedang berproses merevisi site plan ke intansi terkait untuk penyempurnaan kondisi saat ini,” terang Halim.

Disisi lain, pihaknya mengaku telah berkordinasi dengan kepolisian dari Polsek Teluknaga untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang menyebabkan peristiwa kebakaran.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Teluknaga untuk meminta pengungkapan dugaan tindak pidana yang menyebabkan peristiwa kebakaran, saat ini saksi-saksi sedang diproses pemanggilan,” pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

18 Mei 2026 - 20:30 WIB

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang Dan Industri Pertahanan

Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren

18 Mei 2026 - 18:24 WIB

Data Tunjukkan Tren Meningkat, Iyac Desak Reformasi Sistem Perlindungan Di Pesantren
Trending di Nasional