Menu

Mode Gelap
Surat Asli Berisi 20 Nama Dititipkan Sony Sonjaya untuk Disimpan oleh Yusuf Harga Timbangan Capai Rp6,8 Juta per Unit, CBA: Seolah Terbuat dari Emas Aset 1,1 Hektar Dikuasai Sepihak Tanpa Izin, Aparat Hukum Harus Bongkar Gurita Kebocoran PAD Kabupaten Bogor Warga Depok Minta Bukti Nyata, Bukan Hanya Janji Pemerintah Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan Pemprov DKI Jakarta Bangun JPO GOR Ciracas

Hukum

SIKAT…!Jarak dan DPR RI Komitmen Ungkap Mafia Batubara di Kaltim


					SIKAT…!Jarak dan DPR RI Komitmen Ungkap Mafia Batubara di Kaltim Perbesar

TEROPONGISTANA.COM Jakarta – Jaringan Aktivis Indonesia (JARAK) dan Komisi VII DPR RI melakukan investigasi terkait mafia batubara di Kalimantan Timur. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto saat audiensi dengan JARAK, Senin (4/7) di Ruang Rapat Komisi VII Senayan Jakarta.

“Kita sepakat Kepolisian dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran tentang mafia batubara di Kaltim tidak efektif. Makanya saya simpulkan Komisi VII siap berkolaborasi untuk investigasi tentang pelanggaran-pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Ratu Koridor atau TP.”kata Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Puparwoto saat menerima audiensi JARAK, Senin (4/7) di Jakarta.

Selanjutnya, dari Komisi VII juga akan terus melakukan koordinasi dengan kawan-kawan Jarak dalam mengungkap kasus mafia batu bara. Menurut Sugeng, pihaknya sangat menyambut baik adik-adik dari Aktivis Jarak yang melakukan audiensi mengenai persoalan tambang-tambang ilegal.

“Saya sebagai ketua Komisi VII siap bersama kawan kawan Jarak untuk turun ke lapangan dalam mengawal kasus dugaan mafia tambang batubara ilegal. Selama untuk kepentingan rakyat, mari kita bersama-sama dan catat dimanapun kalian ingin diskusi membahas ini, biar saya yang datang ke tempat kalian.”tegas politisi NasDem tersebut.

Baca juga : Anggota DPR Rl Riyanta Minta BPN Beri Kepastian Hukum

Sementara itu, Ketua Jaringan Aktivis Indonesia (Jarak), Dony Manurung mengapresiasi Ketua Komisi VII DPR RI yang telah menerima dia bersama rekan-rekan Jarak. Kata Dony, nama Ratu Koridor atau TP muncul disebutkan oleh Komisi VII yang diduga terlibat dalam mafia batubara di Kalimantan.

“Hingga hari ini Tan Paulin tidak diperiksa, tidak dipanggil, tidak diusut. Kami menduga ada oknum jenderal-jenderal atau DPR yang membeking,”kata Koordinator Jarrak, Donny Manurung saat audiensi bersama Komisi VIII DPR RI Senin, (4/7).

Dijelaskan Donny, dari hasil investigasi yang dilakukan oleh kawan – kawan Jarak ditemukan sejumlah temuan bahwa dalam menjalankan kegiatan operasional jual beli batubara. Donny menyebut, perusahaan tersebut diduga kuat milik Tan Paulin. Dia kerap kali memanfaatkan IUP milik perusahaan orang lain untuk melegalkan transaksi, karena asal muasal batubara yang ditransaksikan bukan dari lokasi IUP yang dimiliki oleh TP, melainkan lokasi yang tidak dimiliki izin.

“Modus pinjam dokumen dan dokumen terbang, TP memanipulasi KSOP maupun surveyor independen dengan melakukan pemuatan yang melanggar hukum, Jety yang digunakan juga tak memiliki kerjasama dengan IUP Asal barang. Modus pinjam dokumen ini sering kali digunakan TP untuk memuluskan bisnisnya “tegas Donny. (Red)

Baca Lainnya

Surat Asli Berisi 20 Nama Dititipkan Sony Sonjaya untuk Disimpan oleh Yusuf

19 Juni 2026 - 23:37 WIB

Surat Asli Berisi 20 Nama Dititipkan Sony Sonjaya Untuk Disimpan Oleh Yusuf

Harga Timbangan Capai Rp6,8 Juta per Unit, CBA: Seolah Terbuat dari Emas

19 Juni 2026 - 20:01 WIB

Harga Timbangan Capai Rp6,8 Juta Per Unit, Cba: Seolah Terbuat Dari Emas

Aset 1,1 Hektar Dikuasai Sepihak Tanpa Izin, Aparat Hukum Harus Bongkar Gurita Kebocoran PAD Kabupaten Bogor

19 Juni 2026 - 19:17 WIB

Aset 1,1 Hektar Dikuasai Sepihak Tanpa Izin, Aparat Hukum Harus Bongkar Gurita Kebocoran Pad Kabupaten Bogor
Trending di Hukum