Menu

Mode Gelap
Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle tes Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

News

Kadinsos Minta Bantuan RTLH di Pandeglang Harus Tepat Sasaran


					Kadinsos Minta Bantuan RTLH di Pandeglang Harus Tepat Sasaran Perbesar

TeropongIstana.com Pandeglang – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang pastikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bisa tepat sasaran. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah saat melakukan sosialiasi  bantuan RTLH kepada pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di, Selasa 15 September 2021.

“Pokonya anggaran untuk Pembangunan Rumah Tak Layak Huni (RTLH-red) di Pandeglang tak boleh ada penyelewengan dan harus benar-benar warga yang membutuhkan, sehingga bisa tepat sasaran dan tak muncul masalah dikemudian hari.”kata Kadinsos Kabupaten Pandeglang, Nuriah saat memberikan pengarahan ke TKSK Kecamatan di Aula, Selasa (15/9) di Pandeglang.

Baca juga : 

  • Bayi Sakit Tumor, DPR Minta Mensos Bantu Warga Lebak
  • Presiden Pantau Vaksinasi Pelajar di Jawa Barat

Disinggung seandainya ada warga miskin yang belum terdata tapi tak dapat bantuan RTLH, kata Nuriah, pihaknya meminta agar TKSK mau memperjuangan warga tersebut. Menurut Nuriah, persoalan tersebut biasanya muncul karena belum memiliki e-KTP.

Dikatakan Nuriah, kerikteria warga yang bantuan RTLH ialah kondisi inding dan/atau atap dalam kondisi rusak dan yang dapat membahayakan keselamatan penghuni.

“Jadi perbaikan datanya harus benar-benar dilakukan dan kalau ada warga miskin yang membutuhkan bisa pengajuanya lewat musyawarah desa.”jelas perempuan berkacamata tersebut.

Baca juga :

  • Lakukan Vaksinasi Siswa, BIN Banten Tindaklajuti Perintah Presiden

Dijelaksan Nuriah, untuk di Pandeglang sendiri terdapat 887 unit yang nantinya masuk ke RTLH 2021. Sementara, untuk nilai bantuan tersebut masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nantinya akan mendapatkan sebesar Rp 7,5 juta.

Nuriah menyebut, agar pembangunannya tepat sasaran, saat ini pihaknya telah melakukan pendataan, verifikasi dan validasi di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Karena uang RTLH per KPM minim, kata Nuriah, untuk teknis pemangunan dilakukan dengan swadaya masyarakat setempat dengan monitoring dari TKSK dan pelaksanaanya dari Bank BRI.

“Saat ini lagi pendataan, verifikasi dan validasi data supaya tepat. Nanti kita sandingkan dengan Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS).”ucap Nuriah.

Baca juga : Ajak Mensos ke Dapil, Bukhori Bagikan Bansos ke Warga

Salah seorang pendamping bantuan RTLH zona satu Pandeglang, Encep (28) tahun mengaku piahknya telah melakulan upadate data terbaru untuk warga yang akan menerima bantuan RTLH di wilayahnya. Kata Encep, untuk penerima RTLH diperioritaskan warga yang memang belum pernah menerima bantuan bedah rumah.

“Jadi penerima RTLH harus warga miskin yang terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan mereka belum pernah mendapatkan bantuan RTLH, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bantuan perbaikan rumah lainnya. Kita pastikan juga mereka yang memiliki rumah tanah sendiri dengan dibuktikan sertifikat atau surat keterangan kepemilikan dari Camat selaku PPAT.”terang Encep.

Baca Lainnya

Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang

16 April 2026 - 01:33 WIB

Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid Dan Optimis Menang

Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung

15 April 2026 - 22:36 WIB

Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

15 April 2026 - 22:26 WIB

Kementrian Parawisata Dukung Harga Tiket Pesawat Turun Teropongistana.com Jakarta – Sejalan Dengan Arahan Presiden Prabowo Subianto Untuk Memastikan Kelancaran Dan Kenyamanan Menyambut Libur Lebaran 2025, Pemerintah Telah Menyiapkan Sejumlah Langkah Strategis Dalam Menghadapi Lonjakan Mobilitas Selama Musim Mudik Ini. Lonjakan Mobilitas Pada Periode Lebaran, Yang Secara Konsisten Lebih Tinggi Dibandingkan Periode Penting Lainnya Seperti Natal Dan Tahun Baru, Memerlukan Persiapan Matang, Jakarta 1 Maret 2025. Upaya Yang Akan Diimplementasikan Meliputi Penyiapan Infrastruktur, Serta Optimasi Layanan Transportasi (Darat, Laut, Udara), Selain Itu, Pembentukan Posko Terpadu Lintas Kementerian/Lembaga (K/L) Untuk Memastikan Koordinasi Yang Efektif, Termasuk Upaya Mengurai Kepadatan Lalu Lintas Di Sejumlah Titik. Pemerintah Juga Memberikan Insentif Tambahan, Seperti Diskon Tarif Tol Di Berbagai Ruas Jalan, Dan Program Mudik Gratis Bagi 100.000 Orang Melalui Bus, Kereta Api, Dan Kapal Laut. Kementerian Pariwisata Mendukung Penuh Sejumlah Upaya Ini Dengan Fokus Pada Peningkatan Layanan Pariwisata Dan Mobilitas Masyarakat, Memastikan Mudik Lebaran 2025 Berjalan Lancar Dan Memberikan Pengalaman Menyenangkan Bagi Semua. Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik Pada Periode Lebaran 2025 Sebagai Bagian Dari Upaya Mendukung Mobilitas Masyarakat, Pemerintah Hari Ini Telah Mengumumkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik Sebesar 13-14% Selama Periode Mudik Lebaran 2025. Kebijakan Ini Berlaku Untuk Tiket Kelas Ekonomi Di Seluruh Indonesia, Dengan Masa Berlaku Perjalanan Mulai 24 Maret 2025 Hingga 7 April 2025. Pembelian Tiket Dapat Dilakukan Mulai 1 Maret 2025, Memberikan Kesempatan Dan Memudahkan Masyarakat Untuk Merencanakan Perjalanan Mudik Atau Berwisata Di Indonesia Dengan Biaya Yang Lebih Terjangkau. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Mengapresiasi Seluruh Upaya Sinergi Dan Koordinasi Untuk Mengakselerasi Pergerakan Wisatawan Nusantara Selama Periode Penting Ini. “Kementerian Pariwisata Menyambut Baik Kebijakan Ini, Dengan Harapan Bahwa Diskon Tiket Pesawat Akan Meningkatkan Mobilitas Wisatawan Nusantara, Terutama Dalam Menyambut Libur Lebaran 1446 H. Dengan Harga Tiket Yang Lebih Terjangkau, Diharapkan Lebih Banyak Masyarakat Dapat Memanfaatkan Momen Mudik Untuk Berwisata Dan Menjelajahi Destinasi Baru Di Indonesia,” Ujar Menteri Pariwisata Widiyanti. Tingkatkan Minat Wisatawan, Kementerian Pariwata Luncurkan Kampanye #Mudikyuk Dan #Lebarandijakartaaja. Sebagai Bagian Dari Upaya Untuk Meningkatkan Pengalaman Masyarakat Selama Periode Mudik Dan Berwisata, Kementerian Pariwisata Juga Meluncurkan Kampanye #Mudikyuk Dan #Lebarandijakartaaja Untuk Meningkatkan Minat Wisatawan Melakukan Perjalanan Wisata Selama Libur Lebaran 2025. Melalui Publikasi Promo Paket Wisata Menarik, Kampanye Ini Bertujuan Mendorong Pencapaian Target 1,08 Miliar Perjalanan Wisatawan Nusantara Pada Tahun 2025. Ini Juga Merupakan Bagian Dari Kampanye Besar #Diindonesiaaja Dan Program Bangga Berwisata Di Indonesia (Bbwi). Kampanye #Mudikyuk Dirancang Untuk Mengajak Masyarakat Menjelajahi Destinasi Wisata Di Indonesia, Terutama Di Sekitar Kampung Halaman Mereka. Sementara Itu, #Lebarandijakartaaja Ditujukan Bagi Warga Jakarta Dan Sekitarnya Yang Tidak Mudik Atau Masyarakat Yang Menjadikan Jakarta Sebagai Destinasi Mereka Berwisata, Untuk Menikmati Liburan Di Ibu Kota. Kedua Kampanye Ini Diharapkan Dapat Meningkatkan Minat Berwisata Selama Musim Mudik Lebaran, Dengan Menawarkan Paket Wisata Lebaran Hasil Kolaborasi Dengan Mitra Industri Pariwisata. Kementerian Pariwisata Bekerja Sama Dengan Bumn, Asosiasi Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pelaku Industri, Serta Pemangku Kepentingan Terkait. Promo Dan Paket Wisata Yang Telah Terkurasi Dapat Diakses Melalui Media Sosial Kementerian Pariwisata, Laman Khusus Di Situs Indonesia.travel, Serta Qr Code Pada Banner Yang Dipasang Di Bandara, Stasiun, Dan Pusat Perbelanjaan. Selama Bulan Ramadan, Kementerian Pariwisata Juga Aktif Mempromosikan Destinasi Wisata Melalui Media Sosial, Menyoroti Tradisi Budaya, Kuliner Khas, Serta Destinasi Menarik Yang Bisa Dikunjungi Selama Ramadan Dan Lebaran. Kementerian Pariwisata Juga Mendorong Pelaku Industri Pariwisata Untuk Memberikan Berbagai Promo Tambahan, Termasuk Untuk Diskon Tiket Pesawat, Kereta Api, Akomodasi, Serta Paket Wisata. “Promo Yang Diberikan Tidak Hanya Berpotensi Menjadi Daya Tarik Bagi Wisatawan, Tetapi Juga Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi,” Ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri. Kementerian Pariwisata Juga Mengapresiasi Penyedia Jasa Transportasi Yang Telah Meningkatkan Kapasitas Penumpang Melalui Penambahan Layanan Kereta Api, Penerbangan, Serta Pembukaan Rute Domestik Baru. Diharapkan, Kampanye Ini Tidak Hanya Meningkatkan Pengalaman Berwisata Masyarakat Selama Mudik Lebaran 2025, Tetapi Juga Berkontribusi Pada Peningkatan Perputaran Ekonomi, Khususnya Dari Sektor Pariwisata.
Trending di Nasional