Menu

Mode Gelap
PDIP Fleksibel di Luar Kabinet, Pengamat: Nilai Tawar Meningkat, Koalisi Waspada Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG, Matahukum Minta Nanik Diperiksa dan Dicopot ​ BaraNusa Soroti Aksi Dukungan MBG, Minta Telusuri Kepentingan di Baliknya Pemadaman Berulang dan Utang Rp804 Triliun, GSBK Minta Presiden Copot dan Periksa Dirut PLN Buronan Kasus Penipuan Rp7 Miliar Diamankan Usai Kembali dari Singapura BPA Raih PNBP Rp1,02 Triliun, Perluas Akses Masyarakat Ikut Lelang di PRJ

News

Kunjungi Pameran Industri Kecil Menengah Bali Bangkit


					Kunjungi Pameran Industri Kecil Menengah Bali Bangkit Perbesar

Teropongistana.com Bali – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan pentingnya setiap anak bangsa membeli dan menggunakan produk lokal karya saudara sebangsa sendiri dibanding menggunakan produk impor. Terlebih di tengah suasana pandemi Covid-19 seperti ini. Membeli barang produksi dalam negeri merupakan bagian dari bela negara menyelamatkan perekonomian nasional.

“Pandemi Covid-19 yang menyebabkan terhentinya kegiatan pariwisata, turut berdampak pada penjualan kerajinan tangan yang diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bali. Jika bukan dari saudara sebangsa sendiri, sulit rasanya mereka bisa bangkit. Momen pandemi Covid-19 justru menjadi perekat ikatan kebangsaan, bahwa tidak hanya di masa sulit saja, kedepannya kita juga harus mengutamakan produksi dalam negeri dibanding produksi luar negeri,” ujar Bamsoet usai mengunjungi pameran IKM Bali Bangkit Tahap III 2021 bersama Gubernur Bali Wayan Koster, di Gedung Ksirarnawa Art Center, Denpasar, Bali Jumat (17/9/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam menghasilkan produk kerajinan tangan, masyarakat Bali tidak sekadar memperhatikan desain dan kreatifitas semata. Melainkan juga sebagai media menjaga warisan budaya luhur. Karenanya, tidak heran jika setiap kerajinan tangan yang dihasilkan memiliki kesan mendalam bagi para penikmatnya.

“Pameran Bali Bangkit III berlangsung dari 15 September hingga 14 Oktober 2021.  Melibatkan lebih dari 70 pelaku IKM dan UMKM se-Bali. Masyarakat yang sedang berkunjung ke Bali bisa langsung datang menyaksikan pameran ini, sehingga bisa merasakan sendiri sensasi berada di tengah kerajinan tangan masyarakat Bali yang mengagumkan,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan, dan Keamanan KADIN Indonesia ini juga mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang sedang meningkatkan kredit nasional kepada sektor UMKM. Dari rata-rata sekitar 18 persen per tahun, menjadi 30 persen per tahun. Sehingga bisa mewujudkan inklusifitas keuangan bagi para pelaku UMKM,  meningkatkan produktivitas, serta mempermudah masyarakat yang ingin menggeluti sektor UMKM.

“Para pelaku UMKM Bali bisa memanfaatkan kemudahan kredit tersebut. Termasuk untuk memperluas potensi pasar agar tidak hanya di Indonesia saja, melainkan juga bisa mendunia. Mengingat di tengah kemajuan teknologi informasi dan penetrasi internet yang semakin menguat, turut mempermudah pelaku UMKM memasarkan produknya secara digital. Baik melalui media sosial, website, maupun berbagai platform e-commerce lainnya,” pungkas Bamsoet

Baca Lainnya

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​
Trending di News