Menu

Mode Gelap
Surat Asli Berisi 20 Nama Dititipkan Sony Sonjaya untuk Disimpan oleh Yusuf Harga Timbangan Capai Rp6,8 Juta per Unit, CBA: Seolah Terbuat dari Emas Aset 1,1 Hektar Dikuasai Sepihak Tanpa Izin, Aparat Hukum Harus Bongkar Gurita Kebocoran PAD Kabupaten Bogor Warga Depok Minta Bukti Nyata, Bukan Hanya Janji Pemerintah Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan Pemprov DKI Jakarta Bangun JPO GOR Ciracas

Politik

Willy Ajak Masyarakat Kawal Pengusutan Transaksi Janggal Rp349 Triliun


					Keterangan Poto: Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya. Perbesar

Keterangan Poto: Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya.

Teropongistana.com

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Willy Aditya, meminta Satgas Mafia Pajak atau Satgas Tindak Pidana Pencucian Uang Rp349 Triliun serius mengevaluasi transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Masyarakat menginginkan pengusutan kasus tersebut hingga tuntas.

“Penyelesaian kasus ini akan menjadi hadiah bagi masyarakat yang geram terhadap perilaku tidak etis beberapa oknum pejabat,” kata Willy dalam keterangannya, Senin (8/5).

Willy mengatakan penyelesaian kasus transaksi janggal itu juga menciptakan efek domino. Misalnya, menggenjot kepercayaan publik kepada Kemenkeu.

“Ketegasan penyelesaian kasus itu juga dapat meningkatkan citra pemerintah di mata masyarakat yang belakangan menurun,” imbuhnya.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Sosok Pemimpin Pemersatu Bangsa

Legislator dari Dapil Jawa Timur XI (Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang) itu menagih integritas Kemenkeu yang dipercaya mengumpulkan sumber pendanaan pembangunan. Dana itu seyogianya dikelola dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Willy mengajak masyarakat bersabar terhadap proses pengusutan oleh Satgas Mafia Pajak. Publik juga didorong mengawal kasus transaksi janggal di Kemenkeu.

Asik Bener..! Presiden Jokowi dan PM Vietnam Pegangan Tangan

“Masyarakat pasti menunggu akhir dari polemik ini. Kita harap kejanggalan transaksi di Kemenkeu dapat terbuka dan ditemukan fakta sesungguhnya,” tegas Willy.

Satgas TPPU terdiri atas tim pengarah, tim pelaksana, dan kelompok kerja. Tim pengarah, yakni Menko Polhukam selaku Ketua Komite Koordinasi Nasional TPPU Mahfud MD, Menko Perekonomian selaku Wakil Ketua Komite TPPU Airlangga Hartarto, dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) selaku sekretaris merangkap anggota komite TPPU Ivan Yustiavandana.

Baca Lainnya

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

11 Juni 2026 - 15:16 WIB

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai Pkb Lebak

Adde Rosi: Lebih dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

10 Juni 2026 - 15:38 WIB

Adde Rosi: Lebih Dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin
Trending di Politik