Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Politik

Masa Aksi 211 Minta KPK Tangkap dan Adili Jokowi


					Masa Aksi 211 di depan kantor komisi pemberantasan korupsi. Perbesar

Masa Aksi 211 di depan kantor komisi pemberantasan korupsi.

Teropongistana.com Jakarta – Massa Aksi 211 mulai memadati depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2025.

Puluhan orang dari Aksi 211 sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 13.30 WIB. Massa dari Front Persaudaraan Islam (FPI) dan beberapa organisasi Islam lainnya ini sudah memulai acaranya dengan diawali pembacaan ratib, tahlil dan tahmid.

Aksi ini dinamakan “Aksi 211: Aksi All Out Kepung Gedung KPK. Segera Tangkap dan Adili Jokowi!!!”.

Terlihat sudah hadir Ketua Umum FPI, Habib Muhammad bin Husein Alatas yang juga merupakan menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Jawara, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), dan emak-emak.

Hingga pukul 13.50 WIB, massa masih masih terus berdatangan.

Dalam aksi ini, terlihat beberapa emak-emak membawa atribut, seperti kain panjang warna oranye bertuliskan “Tangkap Jokowi”, hingga poster berisi tuntutan mereka.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik