Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Politik

Padahal Telan Korban Jiwa, Kisruh Gas Subsidi Malah Dijadikan Bahan Candaan Bahlil Lahadalia 


					Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diduga melempar guyonan soal kelangkaan gas subsidi 3 kg ketika berbicara di DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Sabtu (8/2/2025). Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diduga melempar guyonan soal kelangkaan gas subsidi 3 kg ketika berbicara di DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Sabtu (8/2/2025).

Teropongistana.com Jakarta – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diduga melempar guyonan soal kelangkaan gas subsidi 3 kg ketika berbicara di DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Sabtu (8/2/2025).

Dalam acara tersebut, Bahlil Lahadalia mulanya berbicara soal isu resuffle Kabinet Merah Putih. Di tengah-tengah berbicara, dia teralihkan dengan bebunyian gangguan alat pengeras suara.

Setelah alat pengeras suara dibetulkan, Bahlil Lahadalia diduga mendadak melempar guyonan. Dia diduga membercandakan kelangkaan gas elpiji (LPG) 3 kilogram yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

“Jangan-jangan belum ada yang dapat gas mungkin ya,” kata Bahlil Lahadalia.

Menurut dugaan guyonan Bahlil Lahadalia, gangguan suara dari alat pengeras suara diakibatkan oleh pihak yang kesulitan mendapat gas melon.

“Ini jangan-jangan belum selesai, jangan-jangan ada yang belum dapat gas kali. Coba dicek biasanya kalau panitianya kayak begini, ini pasti aktivis KNI,” ujar Bahlil Lahadalia.

Cuplikan unggahan video detik-detik Bahlil Lahadalia diduga bercandakan kisruh gas elpiji ini viral hingga menyebar luas ke sejumlah akun gosip.

“Mic berdengung saat pidato, Bahlil jadikan gas elpiji bahan candaan,” tulis akun @pembasmi.kehaluan.reall, dikutip pada Sabtu (8/2/2025).

Perihal itu, sejumlah warganet turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian warganet tampak mengecap materi komedi Bahlil Lahadalia.

“Ketawa di atas penderitaan rakyat. Penghinaan namanya,” tulis seorang warganet. “Kesengsaraan rakyat itu memang lelucon buat pemerintah,” kata warganet lain.

“Lucu ya? Ada korban jiwa juga mungkin dianggap lucu?” komentar warganet lainnya.

Untuk informasi tambahan, Bahlil Lahadalia sebelumnya membuat kebijakan membatasi peredaran gas subsidi di masyarakat. Dia melarang transaksi jual beli di toko pengecer agar gas subsidi tepat sasaran dan menjaga stabilitas harga.

Akan tetapi, kebijakan Bahlil tersebut diduga belum matang sehingga berdampak kurang baik di masyarakat. Salah satu di antaranya adalah antrean panjang di sejumlah pangkalan hingga menelan korban jiwa.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik