Menu

Mode Gelap
Digaji Rp12 Miliar, Ini Profil Dewan Direksi LPEI yang Diduga Guyur Kredit Macet Perusahaan Kaesang RDP Tanpa Nahkoda, Fam Fuk Tjhong Pertanyakan Keberpihakan Pemkab Lebak kepada Rakyat PERADI Profesional: RUU HPI Harus Jawab Kebutuhan Hukum Lintas Negara yang Kompleks ​ Konflik Lahan Legok, BaraNusa Desak BPN Segera Tuntaskan Sertifikasi Tanah Warga Tambang Ilegal PT Azka City Luv di Lebak, GNI: Diduga Dibekingi Oknum! Maruli Rajagukguk: 5 Cacat Prosedur Penyidikan Bisa Buat Kasus Mantan Jampidsus Gugur

Politik

Bawa Agenda Pribadi di Kabinet, Prabowo Dinilai Layak Copot Menteri Bahlil


					Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat di tunjuk-tunjuk masyarakat akibat langkanya GAS 3 Kg Tanggerang kota. Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat di tunjuk-tunjuk masyarakat akibat langkanya GAS 3 Kg Tanggerang kota.

Teropongistana.com Jakarta – Presiden Prabowo Subianto disarankan segera mereshuffle Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Sebab, kebijakan Bahlil terkait pelarangan pengecer gas LPG 3 kg itu dinilai sudah mempersulit bahkan merenggut sumber penghasilan pedagang kecil.

“Kebijakan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengenai gas LPG 3 Kg membuat polemik dan kegaduhan yang dianggap mempersulit rakyat kecil dan menghilangkan salah satu sumber pendapatan pedagang kecil,” kata Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas kepada wartawan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2025.

Dia juga menilai keputusan Bahlil yang melarang aktivitas pengecer mengakibatkan antrean panjang di pangkalan gas LPG 3 kg. Parahnya, terdapat korban jiwa dari antrean tersebut.

“Akibat rencana tersebut membuat banyak antrian masyarakat di pangkalan penjualan LPG yang membawa korban jiwa,” ucapnya.

Di sisi lain, Fernando memandang kebijakan Bahlil itu membuat dampak negatif bagi pemerintahan Prabowo. Dia mengaku ragu bila Bahlil benar-benar loyal kepada Kepala Negara.

“Jangan-jangan Bahlil menginginkan pemerintahan Prabowo buruk di mata masyarakat sehingga memicu reaksi,” ucapnya.

Dia berharap Presiden Prabowo segera menyadari hal tersebut dan segera melakukan pencopotan terhadap Bahlil dari Kabinet Merah Putih. Tak hanya itu, Prabowo diharap berani menyingkirkan siapa pun di kabinetnya yang membawa agenda sendiri.

“Sehingga tidak akan ada lagi upaya-upaya untuk menggagalkan pemerintahan Prabowo dari internal Kabinet Merah Putih,” kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk kembali mengizinkan pengecer berjualan gas LPG 3 kg.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Menteri ESDM untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan gas LPG 3 Kg sambil menertibkan pengecer jadi agen sub pangkalan secara parsial,” kata Wakil Ketua DPR RI Dasco.

Tak hanya itu, Dasco mengatakan jika Kepala Negara meminta jajarannya untuk memproses administrasi bagi para pengecer untuk ‘naik kelas’ menjadi sub agen. Peralihan status dari pengecer menjadi sub agen itu dinilai penting agar harga gas LPG 3 kg yang dijual tidak memberatkan masyarakat.

“Kemudian memproses administrasi dan lain-lain, agar sebagai agen sub pangkalan harga yang akan dijual ke masyarakat tidak terlalu mahal,” kata Dasco.

Baca Lainnya

Pengamat: Gibran Jadi Capres Gurem di 2029, PSI Terancam Kiamat Elektoral

29 Juni 2026 - 23:21 WIB

Desakan Fppi: Prabowo Harus Lepas Intervensi Jokowi Dan Makzulkan Gibran

Di Lampung, Jokowi Berdialog dengan Penggiat Buruh Migran soal Perlindungan PMI

28 Juni 2026 - 10:08 WIB

Di Lampung, Jokowi Berdialog Dengan Penggiat Buruh Migran Soal Perlindungan Pmi

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan
Trending di Politik