Menu

Mode Gelap
Peristiwa Memalukan! Formappi: Sosialisasi 4 Pilar MPR Hanya Rutinitas Kosong Beban Operasional Mencekik, DPR Desak Penyesuaian Harga Solar Nelayan Potensi Rugi Rp177 Miliar, Kapolda Metro Jaya Diacungkan Jempol Tangkap Pelakunya, Gas Melon Rp80 Ribu di Nias Selatan: Bukti Negara Absen dan Pasar Liar KITA Banten: Kejari Pandeglang Harus Seret Direksi PT GSK Terkait Skandal KDMP Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan

Politik

Pengamat Soroti Kondisi Politik Terkini Terkait Keluarga Jokowi


					Foto Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Perbesar

Foto Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Teropongistana.com Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung kembali menyoroti kondisi politik nasional, khususnya yang menimpa keluarga mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam unggahan di kanal YouTube-nya, Rocky Gerung Official, pada 17 Juli 2026, ia mengkritisi langkah-langkah politik yang menurutnya justru memperkeruh opini publik.

Rocky menyebut bahwa Jokowi tampak berupaya mempertahankan posisinya dalam pemberitaan publik, bahkan setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Ia menilai bahwa tindakan-tindakan hukum yang dilayangkan terhadap pihak-pihak yang sekadar bertanya tentang keabsahan ijazah Jokowi beberapa tahun lalu merupakan upaya untuk membungkam kritik dan mempertahankan citra politiknya.

“Ijazah itu dipersoalkan sejak dua tahun lalu oleh warga negara yang ingin tahu kebenaran dari kepala negaranya. Tapi yang terjadi, justru Presiden saat itu  Jokowi  menuding bahwa hal tersebut adalah bagian dari desain politik. Pertanyaannya, desain siapa? Bukankah ini justru bisa jadi desain yang dibuat oleh Jokowi sendiri?” ujar Rocky.

Rocky juga menyoroti bahwa banyak pihak yang mempertanyakan tuduhan adanya ‘desain politik’ tersebut, sementara masyarakat yang mengangkat isu ini malah menjadi korban. “Kalau memang ada desain politik, korban utamanya justru rakyat biasa yang hanya ingin tahu kebenaran,” tambahnya.

Ia juga menilai kondisi keluarga Jokowi saat ini cukup rawan. Beberapa anggota keluarganya, termasuk putranya yang menjabat sebagai kepala daerah, mulai disebut-sebut dalam pemeriksaan KPK. “Gibran juga belum jelas statusnya, hanya menunggu proses politik berjalan,” kata Rocky.

Lebih jauh, Rocky menyebut bahwa pemakzulan atau tuntutan pertanggungjawaban dari masyarakat, termasuk dari kalangan purnawirawan, menunjukkan bahwa publik semakin kritis terhadap elite politik. Ia menilai bahwa narasi “konspirasi politik” yang digaungkan justru memperlihatkan kepanikan, bukan kedewasaan demokrasi.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa selama 10 tahun kepemimpinannya, Jokowi telah membentuk sebuah konstruksi kekuasaan yang kuat, namun tertutup dari pertanggungjawaban atas hal-hal mendasar seperti keaslian dokumen pribadi. “Publik hanya meminta transparansi. Bukan soal siapa menjatuhkan siapa. Ini soal integritas seorang pemimpin,” pungkas Rocky.

Baca Lainnya

Beban Operasional Mencekik, DPR Desak Penyesuaian Harga Solar Nelayan

12 Mei 2026 - 13:12 WIB

Beban Operasional Mencekik, Dpr Desak Penyesuaian Harga Solar Nelayan

Ketua PAN Banten Cantik Targetkan Masuk Tiga Besar di Pemilu 2029

9 Mei 2026 - 15:07 WIB

Ketua Pan Banten Cantik Targetkan Masuk Tiga Besar Di Pemilu 2029

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan di Cakranegara

2 Mei 2026 - 08:36 WIB

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan Di Cakranegara
Trending di Nasional