Menu

Mode Gelap
Tuding Ada Pembiaran TPA, LKPLN: DLH Kabupaten Tangerang Harus Bertanggung Jawab Secara Pidana Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut Hasil Sewa Aset Desa Kemiri Menguap, MataHukum: Kejari Karawang Layak Dievaluasi SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

News

STOP MENYUDUTKAN KADIV HUMAS POLRI SOAL TRAGEDI KANJURUHAN


					STOP MENYUDUTKAN KADIV HUMAS POLRI SOAL TRAGEDI KANJURUHAN Perbesar

Teropongistana.com – Tragedi Kanjurahan Malang yang terjadi pada 1 Oktober 2022 menyisakan kisah tragis yang menewaskan ratusan orang Aremania yang berada di tempat tersebut.

Terkait tragedi Kanjuruhan beredar opini yang menyudutkan Kepada Divisi Hubungan Masyarakat Polri (Kadiv Humas Polri) Irjen Dedi Prestyo yang memberi pernyataan terkait kronologis kejadian di Kanjuruhan.

Selaku Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo selalu memberikan keterangan atau update terkait peristiwa yang terjadi dan melibatkan Kepolisian Republik Indonesia. Dan kabar terbarunya terkait update tragedi Kanjuruhan.

Terkait beberapa pernyataan Irjen Dedi tidaklah mungkin atas dasar sensitifitas kepolisian atas tragedi Kanjuruhan pasalnya beberapa anggota polisi terlibat dalam tragedi tersebut.

Pernyataan Irjen Dedi terkait tragedi Kanjuruhan sudah pasti melalui proses koordinasi dengan para penyidik di lapangan, serta temuan-temuan daripada hasil penyelidikan.

Muhamad Suparjo SM selaku Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) menanggapi opini-opini yang menyudutkan Kadiv Humas Polri. Menurutnya, kita harus berhenti dalam menyudutkan seseorang (Irjen Dedi) yang sedang bertugas dan memberikan update berita terkait tragedi Kanjuruhan, itu akan memperkeruh suasana dan menimbulkan sensitifitas dalam penyelesaian masalah.

Suparjo juga meyakini koordinasi yang dilakukan Polri dalam mengungkap tragedi Kanjuruhan sudah sesuai prosedur dan profesionalitas dalam bertugas, dengan bukti telah ditetapkannya beberapa tersangka atas tragedi tersebut.

“Jajaran Polri, terutama Kadiv Humas (Irjen Dedi) dalam pernyataannya pasti melalui koordinasi dengan petugas/penyidik di lapangan, maka kita harus hargai kinerjanya”, ungkap Suparjo kepada awak media (14/10).

“Kita harus berhenti membangun opini yang menyudutkan Kadiv Humas Polri, karena hanya akan memperkeruh suasana. Saya rasa update-update dari Irjen Dedi soal Kanjuruhan harus kita hormati karena bagian dari profesialitasnya”, Tambahnya.

Sebagai Civil Society Suparjo mengajak masyarakat agar selalu memberikan kepercayaan penuh kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia dalam mengusut berbagai masalah, terutama dalam menyelesaikan kasus tragedi Kanjuruhan Malang.

“Kita harus selalu berpandangan positif terhadap kinerja Polri, biarlah jajaran Polri bekerja dengan profesionalitasnya. Saya yakin tragedi Kanjuruhan akan diungkap sepenuhnya oleh pihak Kepolisian. Apalagi sudah ada beberapa tersangka yang ditetapkan oleh Polri. Kita harus apresiasi”, kata Suparjo.

“Terakhir, saya sampaikan bela sungkawa untuk para korban tragedi Kanjuruhan dan para Aremania, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran”, tutup Suparjo kepada awak media (14/10).

Baca Lainnya

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat dari Jadwal

2 Juli 2026 - 15:23 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat Dari Jadwal

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama
Trending di Headline