Menu

Mode Gelap
Tuding Ada Pembiaran TPA, LKPLN: DLH Kabupaten Tangerang Harus Bertanggung Jawab Secara Pidana Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut Hasil Sewa Aset Desa Kemiri Menguap, MataHukum: Kejari Karawang Layak Dievaluasi SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

News

PJ Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Olah Pangan Bergizi dan Berprotein


					PJ Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Olah Pangan Bergizi dan Berprotein Perbesar

TeropongIstana.com Penjabat (Pj) Gubernur Al Muktabar mengajak masyarakat untuk dapat mengolah makanan yang memiliki nilai gizi dan protein untuk penanganan serta pencegahan stunting dan gizi buruk. Olahan dengan tampilan menarik dapat menambah selera makan anak-anak.

“Kita juga memasyarakatkan bagaimana olahan makanan yang sekaligus untuk mengurangi atau menangani stunting dan gizi buruk,” ungkap Al Muktabar usai kegiatan Gerakan Menanam Untuk Ketahanan Pangan secara serentak di halaman Dompet Dhuafa Farm Banten, Kampung Gowok Kepuh, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Sabtu (22/10/2022).

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga melakukan demo masak pengolahan ikan patin menjadi nugget ikan dan membuat pie dengan toping daun kelor.

“Tadi saya sempat demo masak agar anak-anak menyukai apa yang menjadi bahan makanan yang diolah sehingga menjadi olahan yang bergizi dan proteinnya lengkap. Hal itu kita berharap kepada masyarakat untuk bisa menggiatkannya di rumah masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, pengolahan makanan itu pun tidak hanya untuk disajikan di rumah. Olahan makanan itu dapat dikembangkan dan berpotensi menjadi usaha bagi masyarakat. Mampu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kalau nanti digiatkan oleh ibu-ibu, kemudian dapat dipasarkan produknya. Sehingga akan mendapatkan nilai ekonomi. Maka itu bisa menjadi daya dukung pendapatan rumah tangga,” katanya.

Baca juga : Pj Gubernur Banten Komitmen Laksanakan Intruksi Presiden Jokowi

Al Muktabar juga mengatakan, hal itu dapat menjadi sebuah pendekatan komprehensif yang dilakukan oleh semua pihak dalam rangka penanganan stunting dan gizi buruk. Serta, dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kunci dari semuanya ini kolaborasi. Jadi bersama itu penting sekali,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Aan Muawanah menyampaikan banyak bahan-bahan makanan yang dapat dikelola dalam rangka upaya penanganan stunting dan gizi buruk, diantara olahan makanan dari daun kelor, ikan patin dan lainnya.

“Seperti daun kelor itu memiliki khasiat yang luar biasa, bahkan vitamin C yang dimilikinya melebih vitamin C dari jeruk, kalsiumnya melebihi dari kalsium yang ada pada susu dan proteinnya melebihi proteinnya telur. Jadi memiliki banyak manfaat,” katanya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina mengatakan saat ini penanganan stunting dan gizi buruk menjadi hal prioritas yang dilakukan oleh Pemerintah.

“Jadi yang berkaitan dengan stunting itu menjadi prioritas, sekarang bagaimana pencegahan yang gencar dilakukan,” ujarnya.(Deni/red)

Baca Lainnya

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat dari Jadwal

2 Juli 2026 - 15:23 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat Dari Jadwal

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama
Trending di Headline