Menu

Mode Gelap
Tuding Ada Pembiaran TPA, LKPLN: DLH Kabupaten Tangerang Harus Bertanggung Jawab Secara Pidana Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut Hasil Sewa Aset Desa Kemiri Menguap, MataHukum: Kejari Karawang Layak Dievaluasi SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

Hukum

Kapolda Jatim Kunjungi Rumah Keluarga Tragedi Kanjuruhan


					Kapolda Jatim Kunjungi Rumah Keluarga Tragedi Kanjuruhan Perbesar

Teropongistana.com Malang – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto kembali mengunjungi rumah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan untuk silaturahmi sekaligus takziah.

Dengan didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni mengunjungi rumah almarhum Farzah Dwi Kurniawan Jhovando (20) di Jalan Sudimoro Utara, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (26/10/22).

Baca juga : Minta Dukungan LaNyalla Mattaliti,UPN Veteran Jatim Buka Fakultas Kedokteran Dan Beasiswa

Alm.Farzah yang juga berstatus sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut, turut menjadi korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal usai mendapatkan perawatan selama 21 hari di ruang HCU RS Saiful Anwar Kota Malang, Minggu (23/10) yang lalu.

Selain menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin serta turut berduka kepada keluarga Alm. Farzah, Kapolda Jatim juga akan memfasilitasi kakak almarhum yang memliliki izasah kebidanan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai profesinya.

“Kakak nya almarhum ini adalah profesi bidan, dengan kemampuannya sendiri tadi kebetulan diskusi kami itu apakah memang sudah punya pekerjaan atau belum. Kami akan mencoba untuk memfasilitasi agar bekerja di satu tempat sehingga, nanti akan membantu meringankan hidup keluarga almarhum,”ujar Irjen Pol Toni.

Disinggung terkait proses tindak lanjut tragedy Kanjuruhan Kapolda Jatim juga menegaskan proses masih terus bergulir dalam proses penyidikan.

“Para tersangka sudah kami tahan dan untuk berkas tahap pertama sudah kami serahkan ke Kejaksaan Tinggi. Untuk tersangka baru masih pendalaman kembali dan masih berjalan,”kata Irjen Pol Toni.

Terkait dengan otopsi, mantan Kapolda Sumsel ini menjelaskan, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF ) sendiri sudah mendapatkan informasi dari rumah sakit terhadap dua orang yang pada saat itu akan dilakukan otopsi tetapi kemudian diputuskan menolak kembali.

“Kalau memang ada ketersediaan artinya ini juga akan memperjelas kembali artinya Autopsi ini memperjelas kembali kematian. Kami bersedia untuk mengakomodir itu,”pungkas Irjen Pol Toni.

Sementara itu, dari pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Polda Jatim yang telah melakukan kunjunganya.

Keluarga mengaku sudah bisa menerima dan menyerahkan seluruh proses penyidikan ke pihak yang berwajib. (Nanang)

Baca Lainnya

Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak

5 Juli 2026 - 08:17 WIB

Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat Nu Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak

Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut

4 Juli 2026 - 18:26 WIB

Baleg Dpr Ri,Komisi Viii,Arif Rahman,Dana Haji

Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

4 Juli 2026 - 09:01 WIB

Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat Bgn Ditetapkan Tersangka Dan Dijerat Pasal Korupsi
Trending di Hukum