Menu

Mode Gelap
Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan BNN Tegas Larang Vape, Ombudsman Jakarta Raya : Ini Jalan Selamatkan Generasi Menanti Nyawa Melayang, FTMB Ultimatum Pemerintah Segel Tambang Curugbitung

News

Menteri Johnny Ajak Kuasai Teknologi dan Ruang Digital!


					Menteri Johnny Ajak Kuasai Teknologi dan Ruang Digital! Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong generasi muda Indonesia untuk bersiap masuk ke babak baru dunia pascapandemi Covid-19. Berbekal semangat Sumpah Pemuda, Menkominfo mengajak untuk menguasai teknologi dan ruang digital serta perekonomian digital.

“Wahai generasi muda! Generasi milenial, generasi Z, generasi Alpha! Seluruh putra dan putri Indonesia, Siapkan diri Anda untuk masuk ke babak baru dunia, kuasailah teknologi digital untuk memajukan perekonomian digital bangsa. Meraih meraih titik prima di kancah perekonomian dunia,” ajak Menteri Johnny dalam Upacara Peringatan ke-93 Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).

Menurut Menteri Johnny, penguasaan atas ruang digital oleh generasi muda akan dapat memiliki manfaat bagi masyarakat Indonesia. “Kita ikrarkan sumpah dan semangat baru kita untuk menguasai ruang digital Indonesia guna menciptakan manfaat bagi kepentingan masyarakat dan kepentingan nasional kita bersama. Terus tunjukkan karya dan kontribusi terbaik bagi bangsa, negara dan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Menkominfo mengharapkan semangat luhur Sumpah Pemuda akan terus ada di dalam jiwa raga seluruh pemuda Indonesia. “Mengiringi langkah kita untuk terus tumbuh di era digital dalam upaya mewujudkan Indonesia Terkoneksi: Makin Digital, Makin Maju!” tegasnya.

Menteri Johnny mengenang kembali semangat pemuda dalam Kongres Pemuda II, lahir suatu ikrar seperti yang tadi dibacakan yang mengikat gerak kepemudaan nasional dalam jalinan persatuan Sumpah Pemuda.

“Hari ini, 93 tahun yang lalu, pemuda-pemudi Nusantara berkumpul menunjukkan khidmatnya dalam semangat perjuangan nasional,” ungkapnya.

Hari ini, Menkominfo mengajak untuk kembali menggelorakan semangat Sumpah Pemuda di setiap diri.

“Pada hari yang bersejarah ini, mari kita kembali menggelorakan semangat Sumpah Pemuda di dalam diri kita bersama-sama bertumpah darah yang satu, Tanah air Indonesia berbangsa yang satu, Bangsa Indonesa menjunjung Bahasa persatuan, Bahasa Indonesia,” tegasnya.

Menurut Menteri Johnny, semangat yang tersemat dalam Sumpah Pemuda masih sangat relevan dengan nilai kegotongroyongan saat ini, terutama dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.
“Terdapat siratan harapan untuk dapat berderap serempak, bergandengan tangan dalam membangun satu simpul kekuatan nasional untuk mencapai tujuan bersama kita khususnya dalam mengatasi pandemi Covid-19,” tuturnya.

Semangat yang sama juga diharapkan Menkominfo dapat terus berlanjut ketika menghadapi masa endemi yang akan dihadapi bersama.

“Tanah air kita tanpa henti terus menyokong segala visi, misi, dan cita-cita bangsa untuk dapat terus bersatu dalam satu bahasa, diiringi satu ikhtiar dan doa yang senada, yakni terus berdaya dalam upaya melanjutkan hidup berdampingan dengan pandemi yang niscaya pasti akan segera mereda,” paparnya.

Menteri Johnny menegaskan kekuatan dan semangat nasional harus digunakan untuk bersama bangkit kembali memulihkan perekonomian bangsa.

“Seraya terus menstabilkan kehidupan masyarakat, komunitas, serta seluruh elemen bangsa, baik di era pandemi Covid-19 saat ini maupun nanti di era post pandemi ke depannya,” ujarnya.

Upacara yang berlangsung di halaman depan Kantor Pusat Kementerian Kominfo itu diikuti pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama seluruh keluarga besar Kementerian Kominfo yang hadir baik secara fisik maupun virtual.

Baca Lainnya

Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan

11 Mei 2026 - 18:56 WIB

Jakarta – Penerapan Sistem Pengelompokan Jamaah Model Syarikah Dalam Penyelenggaraan Haji Tahun 2025 Memicu Kebingungan Di Kalangan Jamaah. Anggota Komisi Viii Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb) Maman Imanul Haq Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi Agar Tidak Menganggu Kenyamanan Ibadah Jamaah Haji Indonesia. “Penerapan Sistem Syarikah Yang Terkesan Mendadak Ini Telah Mengacaukan Pengelompokan Kloter Yang Sebelumnya Sudah Terencana Dengan Baik Dari Tanah Air. Akibatnya, Banyak Jemaah Suami Istri Yang Terpisah, Serta Jemaah Lanjut Usia Yang Terpisah Dari Pendamping Yang Sangat Mereka Butuhkan. Kami Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi&Quot; Ujar Kiai Maman Imanulhaq, Selasa (13/5/2025). Pria Yang Akrab Disapa Kiai Maman Ini Mengungkapkan Sebelumnya, Jemaah Haji Indonesia Hanya Dilayani Oleh Satu Syarikah, Yaitu Mashariq. Namun, Pada Tahun Ini, Terdapat Delapan Syarikah Yang Bertugas Melayani Jemaah Haji Indonesia. Syarikah Sendiri Merupakan Perusahaan Arab Saudi Yang Memiliki Kewenangan Dalam Mengatur Pelaksanaan Ibadah Haji Di Indonesia. &Quot;Mengapa Harus Delapan Syarikah Yang Dilibatkan, Dan Apa Dasar Pertimbangannya? Seharusnya Kementerian Agama Telah Melakukan Identifikasi Masalah Dan Langkah-Langkah Mitigasi Sebelum Menerapkan Kebijakan Ini. Apakah Kekacauan Yang Terjadi Saat Ini Sudah Diketahui Dan Diantisipasi Oleh Kemenag?&Quot; Tanya Kiai Maman. Lebih Lanjut, Kiai Maman Mengusulkan Agar Jika Kemenag Tetap Menggunakan Delapan Syarikah, Pembagian Tanggung Jawab Hendaknya Didasarkan Pada Wilayah Di Indonesia. Misalnya, Syarikah A Bertanggung Jawab Atas Jemaah Dari Wilayah Tertentu Di Jawa Barat, Syarikah B Untuk Kota Tertentu Di Jawa Timur, Dan Seterusnya. “Jangan Seperti Kondisi Saat Ini Di Mana Lebih Dari Satu Syarikah Menangani Jemaah Dari Satu Daerah. Hal Ini Membingungkan Jemaah Dan Juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umrah (Kbihu). Bayangkan Saja, Ada Jemaah Yang Belum Siap Berangkat Namun Tiba-Tiba Harus Berangkat Keesokan Harinya, Atau Sebaliknya, Jemaah Yang Seharusnya Berangkat Beberapa Pekan Lagi Di Kloter Lain, Mendadak Harus Segera Berangkat. Sistem Seperti Apa Ini Jika Hasilnya Justru Menimbulkan Kekacauan?&Quot; Tegasnya. Komisi Viii Dpr Ri, Kata Kiai Maman Mendesak Kementerian Agama Untuk Segera Melakukan Negosiasi Dengan Pihak Berwenang Di Arab Saudi Guna Mencari Solusi Atas Permasalahan Ini. Menurutnya Indonesia Saat Ini Membutuhkan Negosiator Yang Handal Dan Mampu Menyampaikan Keluhan Serta Mencari Solusi Konstruktif Atas Kekacauan Dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2024 Ini. &Quot;Kami Memberikan Kesempatan Kepada Kemenag Dan Dirjen Penyelenggara Haji Dan Umrah Untuk Bertindak Cepat Menangani Masalah Ini. Kami Tidak Dapat Menerima Jika Penggunaan Delapan Syarikah Ini Justru Menyengsarakan Jemaah Haji Indonesia,&Quot; Imbuh Kiai Maman.

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK

11 Mei 2026 - 18:24 WIB

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional Dan Langgar Putusan Mk

Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan

11 Mei 2026 - 17:26 WIB

Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan
Trending di Nasional