Menu

Mode Gelap
Fraksi Gerakan Indonesia Karya DPRK Raja Ampat Soroti Transportasi Daring dan Pemerataan Pembangunan dalam Paripurna LKPJ 2025 Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat di Sejumlah Wilayah Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat Siswi SMA di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor ke Polisi Selesaikan Masalah Dana, Kadin Banten Siap Talangi dan Tempuh Hukum Jika Perlu Di Tengah Reruntuhan Atap, Babinsa Hadir Bawa Ketenangan bagi Warga Sukaratu

News

Cuaca Tak Menentu Peternak Koi Di Lombok Utara Menjerit


					Cuaca Tak Menentu Peternak Koi Di Lombok Utara Menjerit Perbesar

Teropongistana.com Lombok Utara – Curah hujan yang tidak menentu akhir-akhir ini menyebabkan banyak kegagalan mulai dari pertanian dan peternakan. di lansir dari data yang kami terima.

Di Lombok Utara misalnya beberapa peternak Ikan hias koi menjerit karena banyaknya ikan yang mati karena Ph air sering berubah tiap harinya, sehingga mereka mencari cara bagaimana menjaga air dan pengobatan terhadap kolam mereka

Menurut Nanang salah seorang peternai ikan koi dan owner Cendana Koi Centre di Kecamatan Tanjung, ini kali ke 3 kolamnya mengalami kondisi sulit seperti ini. saya harus extra dalam perawatan kolam mulai dari pemberian nutrisi pada ikan, mengatur pola pemberian pakan dan pengobatan ikan ketika ada gejala penyakit tuturnya

Biasanya ikan sering terkena Aeromonas atau Bakteri Aeromonas hydrophila menjadi salah satu bakteri yang menyerang ikan air tawar. Bakteri ini akan menyebabkan ikan mengalami pendarahan pada bagian tubuh khususnya dada, perut, dan pangkal sirip ungkapnya.

kami mencoba menemui salah seorang peternak ikan koi yang berada di Kecamatan Gangga, keluhannya sama seperti yang dialami oleh nanang dan dengan kejadian ini saya banyak belajar agar di tahun berikut saya bisa minimal mencegah karena saya sadar itu semua datangnya dari yang maha kuasa tutur Antoni Agashi.

kita tidak bisa menyalahkan alam namun kita harus bisa beradaptasi dengan alam ungkap Antoni yang kami temui di kolam pembesaran burayak miliknya.

Baca Lainnya

Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat

14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kunjungan Kajati Jabar Ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil Dan Dekat Masyarakat

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

14 Mei 2026 - 12:10 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

Sinyal GPS Pesawat Sering Terganggu, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Sinyal Gps Pesawat Sering Terganggu, Dpr Desak Investigasi Total Airnav Dan Bandara
Trending di News